Ekspedisi Destana Akan Libatkan Kementerian, LSM, Hingga Peneliti

Oleh: Riyan Setiawan - 10 Juli 2019
Ekspedisi ini akan singgah dan tinggal beberapa hari di desa-desa untuk membangun kesiap siagaan di daerah tersebut.
tirto.id - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) akan melibatkan berbagai macam pihak secara nasional untuk melakukan ekspedisi Desa Tangguh Bencana (Destana) yang akan dimulai pada Jumat, (12/7/2019) mendatang.

Direktur Pemberdayaan Masyarakat BNPB, Lilik Kurniawan menerangkan, ekspedisi tersebut akan melibatkan berbagai pihak seperti Kementerian Desa, Kementrian Pekerja Umum dan Pekerjaan Rakyat (PUPR), Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Kementrian Sosial (Kemensos), dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Sementara, pihak dari daerah yang akan dilibatkan seperti Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, dan Dinas Sosial.

"Kemudian elemen masyarakat akan diwakili oleh LSM, relawan, forum Lembaga usaha. Kemudian pakar, peneliti, perguruan tinggi serta media," ujarnya saat di Kantor BNPB, Pramuka, Jakarta Timur, Rabu (10/7/2019).

Dirinya menerangkan, ekspedisi ini akan melibatkan lebih dari 200 orang peserta. Peserta nantinya akan menyebar ke desa-desa untuk memberikan sosialisasi ke sekolah-sekolah.

Kemudian singgah dan tinggal beberapa hari di desa-desa untuk membangun kesiap siagaan di daerah tersebut, dengan berbagai kegiatan kreatif yang akan di gelar di tiap desa.

Selain itu, dalam ekspedisi Destana 2019 ini, Lilik juga mengatakan akan melibatkan Peneliti dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Sehingga kata dia, ekspedisi ini akan mempertemukan berbagai latar belakang ilmu dalam satu kegiatan.

"Tujuannya satu, yaitu memperkuat kemampuan masyarakat dalam kesiap siagaan menghadapi ancaman tsunami," tuturnya.


Baca juga artikel terkait EKSPEDISI DESTANA atau tulisan menarik lainnya Riyan Setiawan
(tirto.id - Sosial Budaya)

Reporter: Riyan Setiawan
Penulis: Riyan Setiawan
Editor: Irwan Syambudi
DarkLight