Efek Menelan Pasta Gigi Pada Anak, Bisa Kena Fluorosis Gigi

Oleh: Maria Ulfa - 13 Desember 2018
Dibaca Normal 1 menit
Jika tertelan, kandungan flouride dalam pasta gigi bisa menyebabkan iritasi yang menyebabkan mual, muntah, dan diare.
tirto.id - Anak-anak sering menelan pasta gigi, karena ada rasa manis yang terkandung didalamnya, tanpa menyadari efek apa yang akan ditimbulkan.

Kebanyakan pasta gigi diformulasikan dengan fluoride bersama dengan abrasif dan sabun.

Fluoride membantu mencegah kerusakan gigi dengan menjaga enamel gigi tetap kuat dan menghambat pertumbuhan bakteri di dalam plak.

Pasta gigi yang dijual bebas (biasanya tidak diresepkan) biasanya mengandung konsentrasi fluoride yang rendah, hanya cukup untuk memberikan jumlah fluoride yang cukup selama menyikat gigi.

Ketika fluoride berada di perut, maka dapat menyebabkan iritasi yang menyebabkan mual, muntah, dan diare.

Itu sebabnya anak-anak yang makan pasta gigi dapat mengalami gejala gastrointestinal minor, demikian dilansir dari Poison.org, Kamis (13/12/2018).

Dalam kasus lain, jika pasta gigi berfluoride berlebihan tertelan, bisa ada masalah yang lebih serius. Fluoride dapat menurunkan jumlah kalsium dan magnesium dalam tubuh.

Pasta gigi yang diformulasikan untuk membantu kepekaan mengandung bahan kedua, nitrat yang juga dapat menyebabkan masalah yang lebih serius jika jumlah besar tertelan.

Memberi anak camilan atau minuman yang mengandung kalsium (seperti susu atau yogurt) akan membantu mencegah sakit perut karena kalsium terikat dengan fluoride.

Pasta gigi untuk latihan menyikat gigi tidak memiliki fluoride. Untuk membuat anak-anak bersemangat menggosok gigi, sering kali dibumbui dengan rasa buah atau permen karet, dan gambar-gambar kartun favorit anak-anak sehingga bisa saja termakan.

Pasta gigi untuk latihan biasanya dipermanis dengan sorbitol, yang dapat memiliki efek pencahar ringan.

Dilansir dari Fluoridealert.org, salah satu efek samping lainnya dari menelan terlalu banyak fluoride adalah fluorosis gigi.

Gigi fluorosis adalah cacat pada email gigi yang disebabkan oleh asupan fluoride berlebihan selama tahun-tahun pembentukan gigi (usia 0 hingga 8).

Dalam bentuk yang tidak parah, fluorosis gigi muncul sebagai bercak putih berawan dan garis-garis pada gigi, sementara dalam bentuknya yang parah, fluorosis dapat menyebabkan gigi berwarna coklat dan hitam yang luas bersama dengan lubang dan runtuhnya enamel.

Anak-anak yang mencerna banyak pasta gigi, baik secara tidak disengaja atau sengaja, dapat menyebabkan noda coklat dan hitam yang bisa menjadi fluorosis , terutama jika mereka juga minum air berfluoride. Hal tersebut juga bisa menyebabkan fluorosis pada gigi depan pada anak.


Baca juga artikel terkait PASTA GIGI atau tulisan menarik lainnya Maria Ulfa
(tirto.id - Kesehatan)


Penulis: Maria Ulfa
Editor: Yandri Daniel Damaledo