Eduardus Nabunome Meninggal & Prestasi Pelari Legendaris Indonesia

Oleh: Iswara N Raditya - 13 Oktober 2020
Dibaca Normal 1 menit
Legenda olahraga lari nasional dan Asia Tenggara, Eduardus Nabunome, meninggal dunia.
tirto.id - Eduardus Nabunome meninggal dunia pada Senin (12/10/2020) pukul 21.20 WIB di RS Medistra Jakarta. Legenda atlet lari nasional yang juga pelatih PASI (Persatuan Atletik Seluruh Indonesia) DKI Jakarta ini wafat karena serangan jantung dan sempat dirawat di rumah sakit.

Meninggalnya sosok yang akrab disapa Edo ini menjadi kehilangan besar bagi PB PASI maupun kancah olahraga nasional. Eduardus Nabunome menjadi pelatih Pelatda PASI DKI Jakarta sejak September 2020 lalu.

"Sebagai pelatih memang beliau belum lama, namun memiliki dedikasi yang baik,” ucap Ketua Umum PASI DKI Jakarta, Mustara Musa, dikutip dari Antara, Selasa (13/10/2020).

Eduardus Nabunome terkena serangan jantung saat melatih para pelari muda Eduard Atletik Club di Kompleks Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, akhir pekan lalu.

Sang legenda lari Indonesia dan Asia Tenggara ini kemudian dilarikan ke rumah sakit dan menjalani perawatan intensif kendati pada akhirnya tidak tertolong. Edo mengembuskan nafas terakhir pada usia 52 tahun.

Tahun 2017 silam, Eduardus Nabunome juga pernah dirawat di rumah sakit karena terkena serangan jantung dan asam lambung akut.

Rekor Prestasi Eduardus Nabunome

Eduardus Nabunome mengukir prestasi gemilang di kancah olahraga atletik, khususnya cabang lari. Tidak hanya di level nasional, Edo juga mengharumkan nama bangsa di berbagai ajang regional atau internasional.

Eduardus Nabunome masih menjadi pemegang rekor nasional lari maraton dengan catatan waktu 2 jam 19 menit yang belum terpecahkan lagi hingga saat ini. Selain itu, atlet kelahiran Nusa Tenggara Timur (NTT) tanggal 12 April 1968 ini juga mengoleksi sejumlah rekor nasional lainnya.

Beberapa rekor nasional yang masih dipegang Eduardus Nabunome antara lain: rekor lari 10 ribu meter jalan raya, rekor nasional junior lari 10 ribu meter trek 30 menit 6 detik, rekor PON lari 5 ribu meter, dan rekor SEA Games maraton.

Di ajang SEA Games, Eduardus Nabunome tiga kali membawa pulang medali emas untuk Indonesia pada nomor lari 10.000 meter putra, yakni edisi 1987, 1989, dan 1991, serta menghentikan dominasi pelari Malaysia, Subramaniam.


Eduardus Nabunome juga peraih medali emas untuk nomor lari 5.000 meter di SEA Games 1987 dan 1989.

Di pesta olahraga terbesar Asia Tenggara itu pula, Edu menjadi yang terbaik untuk cabang lari maraton SEA Games 1997 dengan meraih medali emas untuk Indonesia, sekaligus mematahkan dominasi pelari Filipina, Hector Bagio.

“Saya berharap dengan prestasi Edo itu bisa menginspirasi kalangan atletik untuk meniru prestasi yang lebih hebat,” kata Mustara Musa Ketua Umum PASI DKI Jakarta, terkait dengan torehan luar biasa Eduardus Nabunome.

“Atlet bisa berlatih lebih giat agar muncul kebangkitan atlet jarak jauh dan marathon baru lainnya. Selain itu kompetisi juga harus tertata dan berjenjang dengan lebih baik," tutupnya.

Baca juga artikel terkait EDUARDUS NABUNOME atau tulisan menarik lainnya Iswara N Raditya
(tirto.id - Olahraga)

Penulis: Iswara N Raditya
Editor: Agung DH
DarkLight