Dubai Kerahkan Polisi Robot untuk Jaga Tempat Wisata & Mal

Oleh: Maya Saputri - 2 Juni 2017
Polisi Dubai memberikan tugas pada perwira robot pertama mereka untuk berpatroli di mal dan tempat-tempat wisata kota itu.
tirto.id - Setelah Lamborghini dan Ferrari menjadi mobil patroli, kini kepolisian Dubai meluncurkan petugas polisi robot, pertama kalinya dalam sebuah unit untuk menggantikan seperempat pasukannya pada 2030.

Polisi robot tersebut berdiri siaga pada Rabu (31/5/2017) malam di bawah Burj Khalifa, menara tertinggi di dunia, saat turis dan orang yang melintas mengambil swafoto di sampingnya.

Robot yang mengenakan topi polisi dan bergerak di atas roda itu memiliki komputer layar sentuh di dadanya yang bisa digunakan untuk melaporkan kejahatan atau menanyakan surat tilang karena mengebut.

"Tujuan kami adalah meningkatkan jumlah robot menjadi 25 persen dari pasukan polisi pada 2030," kata Brigadir Khaled al-Razzooqi, Kepala Smart Services di Kepolisian Dubai.

Robot itu, yang akan dikerahkan khususnya di lokasi wisata, dilengkapi dengan kamera yang mentransmisikan gambar langsung ke ruang operasi dan bisa mengidentifikasi tersangka yang dicari polisi.

Tujuan utamanya adalah "mencari cara baru untuk berhubungan dengan orang-orang," ujar Razzooqi, walaupun mengakui bahwa robot tidak bisa menggantikan beberapa tugas manusia seperti melakukan penangkapan.

Polisi Dubai mengonfirmasi perwira robot pertama mereka akan diberikan tugas untuk berpatroli di mal dan tempat-tempat wisata kota.

Orang akan dapat menggunakannya untuk melaporkan kejahatan, membayar denda dan mendapatkan informasi dengan menggunakan layar sentuh di dadanya.

Data yang dikumpulkan oleh robot juga akan dibagikan dengan pihak otoritas lalu lintas dan transportasi.

"Kami tidak akan mengganti petugas polisi kami dengan alat ini," kata Brigadir Khalid Al Razooqi.

"Tapi dengan jumlah orang di Dubai meningkat, kami ingin merelokasi petugas polisi sehingga mereka bekerja di daerah yang tepat dan dapat berkonsentrasi menyediakan kota yang aman," ujarnya.

Menurut Razooqi, kebanyakan orang mengunjungi kantor polisi atau customer service, namun dengan alat ini kita bisa menjangkau masyarakat 24/7.

"Ini bisa melindungi orang dari kejahatan karena bisa menyiarkan apa yang terjadi langsung ke pusat kendali dan komando kita," ujarnya, seperti dilansir dari BBC.

Baca juga artikel terkait ROBOT PEKERJA atau tulisan menarik lainnya Maya Saputri
(tirto.id - Hukum)

Reporter: Maya Saputri
Penulis: Maya Saputri
Editor: Maya Saputri