Donald Trump dan Kim Jong Un Bertemu Pagi Ini di Singapura

Oleh: Dipna Videlia Putsanra - 12 Juni 2018
Dibaca Normal 1 menit
Kedua pimpinan negara akan melakukan pertemuan selama 45 menit dan dilanjutkan makan siang bersama.
tirto.id - Pertemuan bersejarah antara Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un akan berlangsung pukul 09.00 waktu Singapura di Sentosa, Singapura.

Dalam pertemuan yang direncanakan berlangsung selama 45 menit, tulis The Straits Times Singapore, keduanya akan membicarakan soal denuklirisasi Korea Utara dengan imbalan bantuan ekonomi.

Lebih dari 25.000 media massa internasional dilaporkan sudah tiba di Singapura untuk mengambil gambar dan video kedatangan Kim dan Trump pada Minggu (10/6/2018) waktu setempat.

"Menurut kami, pertemuan ini penting dan bahwa pertemuan ini akan membuat perkembangan baru, yang akan kondusif bagi keamanan dan stabilitas negara," kata Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong, seperti dikutip The Strait Times.

Antara menulis, sekitar dua menit lalu, Trump sudah tiba di resort Capella, Singapura, yang menjadi tempat pertemuan, sedangkan Kim Jong Un masih dalam perjalanan.

Sedangkan reporter multimedia The Straits Times, Hairianto Diman, melaporkan bahwa media massa tidak bisa melaporkan masuknya iring-iringan pemimpin kedua negara memasuki tempat pertemuan karena situs itu ditutup dari media.

Kim Jong Un dan adiknya Kim Yo Jong telah meninggalkan Hotel St. Regis menuju Capella.

Dari tayangan live Straits Times, area dan seluruh jalan menutup tempat acara yang berada di Pulau Sentosa itu sudah steril sehingga yang tampak di jalan adalah sesekali motor atau kendaraan polisi atau petugas keamanan.


Sekitar pukul 07.25 WIB, iringan-iringan kepresidenan Donald Trump yang mencapai 20-an kendaraan sudah memasuki Pulau Sentosa.

Kedua pemimpin berencana menggelar pertemuan tatap muka selama 45 menit yang dilanjutkan dengan pertemuan bilateral dan akan diakhiri dengan santap siang bersama.

Sejak bermusuhan pada Perang Korea 1950-1953, pemimpin dari kedua negara tidak pernah bertemu atau bahkan berbincang melalui telepon.

Pertemuan perdana dimana pertama kalinya seorang presiden AS yang duduk bertemu dengan pemimpin Korea Utara ini bahkan hampir dibatalkan hanya dua minggu sebelum acara.

Korea Utara sempat tidak terima terhadap pernyataan sejumlah pejabat tinggi AS yang mengindikasikan bahwa nasib rezim Pyongyang bisa berakhir sama dengan Muammar Gaddafi di Libya.


Baca juga artikel terkait PERTEMUAN KIM JONG-UN DAN DONALD TRUMP atau tulisan menarik lainnya Dipna Videlia Putsanra
(tirto.id - Politik)


Penulis: Dipna Videlia Putsanra
Editor: Dipna Videlia Putsanra