Doa Menyambut Bulan Ramadhan, Niat Puasa Ramadan & Doa Buka Puasa

Oleh: Dhita Koesno - 12 April 2021
Dibaca Normal 2 menit
Doa menyambut Ramadhan, niat puasa Ramadhan, dan doa buka puasa sesuai sunnah.
tirto.id - Umat Islam dalam hitungan jam akan menyambut bulan istimewa, yakni bulan suci Ramadan, di mana selama satu bulan penuh umat muslim diwajibkan menjalankan ibadah puasa.

Alangkah baiknya kita membaca doa menyambut bulan Ramadhan sebagai wujud harapan dan rasa syukur karena dipertemukan kembali dengan bulan yang penuh rahmat dan ampunan Allah SWT.

Ramadan juga merupakan bulan paling mulia, di mana kita sebagai umat muslim dianjurkan memperbanyak amal baik.

Firman Allah SWT terkait puasa di bulan Ramadan terdapat dalam surah Al Baqarah ayat 183-184 berikut ini:

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُوْنَۙ

اَيَّامًا مَّعْدُوْدٰتٍۗ فَمَنْ كَانَ مِنْكُمْ مَّرِيْضًا اَوْ عَلٰى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِّنْ اَيَّامٍ اُخَرَ ۗ وَعَلَى الَّذِيْنَ يُطِيْقُوْنَهٗ فِدْيَةٌ طَعَامُ مِسْكِيْنٍۗ فَمَنْ تَطَوَّعَ خَيْرًا فَهُوَ خَيْرٌ لَّهٗ ۗ وَاَنْ تَصُوْمُوْا خَيْرٌ لَّكُمْ اِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُوْنَ


Yā ayyuhallażīna āmanụ kutiba 'alaikumuṣ-ṣiyāmu kamā kutiba 'alallażīna ming qablikum la'allakum tattaqụn

Ayyāmam ma'dụdāt, fa mang kāna mingkum marīḍan au 'alā safarin fa 'iddatum min ayyāmin ukhar, wa 'alallażīna yuṭīqụnahụ fidyatun ṭa'āmu miskīn, fa man taṭawwa'a khairan fa huwa khairul lah, wa an taṣụmụ khairul lakum ing kuntum ta'lamụn

Artinya: Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu agar kamu bertakwa,

(Yaitu) beberapa hari tertentu. Maka barangsiapa di antara kamu sakit atau dalam perjalanan (lalu tidak berpuasa), maka (wajib mengganti) sebanyak hari (yang dia tidak berpuasa itu) pada hari-hari yang lain. Dan bagi orang yang berat menjalankannya, wajib membayar fidyah, yaitu memberi makan seorang miskin. Tetapi barangsiapa dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, maka itu lebih baik baginya, dan puasamu itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.

Doa Menyambut Bulan Ramadhan


Dikutip dari NU Online, menjelang datangnya bulan suci Ramadan, Rasulullah SAW biasanya akan memanjatkan beberapa doa kepada Allah SWT, salah satu doa menyambut bulan Ramadhan seperti yang disampaikan Imam al-Nawawi dalam al-Majmu’ Syarah al-Muhadzdza berikut ini:

اللَّهُمَّ أَهِلَّهُ عَلَيْنَا بِالْيُمْنِ وَالإِيمَانِ وَالسَّلامَةِ وَالإِسْلامِ رَبِّي وَرَبُّكَ اللَّهُ

Allahumma ahillahu 'alaina bil yumni wal imani was salamati wal islam. Rabbi wa rabbukallah

Artinya: Terbitkanlah bulan tersebut kepada kami dengan berkah, iman, keselamatan serta Islam. Tuhanku dan Tuhanmu adalah Allah.

Doa ini dianjurkan untuk dibaca ketika melihat hilal, yaitu pada malam pertama bulan Ramadan. Di Indonesia, hilal atau penentuan 1 Ramadan dapat dilihat melalui sidang Isbat yang dilakukan pada hari ini, Senin (12/4/2021).

Doa lainnya seperti diriwiyatkan Imam At-Thabarani dan Imam Ad-Dailami adalah:

اللَّهُمَّ سَلِّمْنِيْ لِرَمَضَانَ وَسَلِّمْ رَمَضَانَ لِيْ وَسَلِّمْهُ مِنِّيْ

Allāhumma sallimnī li Ramadhāna, wa sallim Ramadhāna lī, wa sallimhu minnī.

Artinya: “Ya Allah, selamatkanlah aku (dari penyakit dan uzur lain) demi (ibadah) Bulan Ramadhan, selamatkanlah (penampakan hilal) Ramadhan untukku, dan selamatkanlah aku (dari maksiat) di Bulan Ramadhan.”

Ada juga doa permohonan Rasulullah SAW seperti diriwayatkan oleh Imam Abu Dawud:

هِلالُ رُشْدٍ وَخَيْرٍ مرتين، آمَنْتُ بِالَّذِي خَلَقَكَ ثَلاث مرات، الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي ذَهَبَ بِشَهْرِ كَذَا ، وَجَاءَ بِشَهْرِ كَذَا

Hilālu rusydin wa khairin (2 kali), āmantu bil ladzī khalaqaka, (3 kali), alhamdulillāhil ladzī dzahaba bi syahri kadzā, wa jā'a bi syahri kadzā.

Artinya, "Bulan petunjuk dan kebaikan (2 kali). Aku beriman kepada Tuhan yang menciptakanmu (3 kali). Segala puji bagi Allah yang menghilangkan bulan itu, dan mendatangkan bulan ini," (HR Abu Dawud).

Niat Puasa Ramadhan


Puasa Ramadhan merupakan ibadah wajib, karena itu niat untuk mengerjakannya termasuk ke dalam rukun puasa.

Berikut ini bacaan doa niat puasa Ramadhan dalam bahasa Arab, latin dan terjemahannya:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانِ هذِهِ السَّنَةِ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin an’adai fardi syahri ramadhani hadzihisanati lillahita’ala

Artinya: "Saya niat berpuasa esok hari untuk menunaikan fardhu di bulan Ramadhan tahun ini, karena Allah Ta'ala."

Doa Buka Puasa Bulan Ramadhan


Setelah menjalankan puasa, umat Islam disunahkan untuk menyegerakan berbuka saat mendengar azan magrib berkumandang dan membaca doa berbuka puasa.

Ada beberapa versi doa buka puasa yang lazim dibaca oleh umat muslim di Indonesia, berikut dua di antaranya yang umum dibaca:

1. Riwayat Muaz bin Zuhrah

Doa yang lazim diamalkan di Indonesia berasal dari sahabat Nabi, Muaz bin Zuhrah yang diriwayatkan oleh Abu Dawud, Bukhari, dan Muslim sebagai berikut.

اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ، وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ

Bacaan latinnya: Allâhumma laka shumtu wa 'alâ rizqika afthartu

Artinya, "Duhai Allah, untuk-Mu-lah aku berpuasa, atas rezekimulah aku berbuka." (HR. Abu Dawud, Bukhari, dan Muslim).

2. Riwayat Abdullah bin ‘Umar

Doa yang umum dibaca kedua berasal dari sahabat Mabi Muhammad, Abdullah bin 'Umar yang juga diriwayatkan Abu Dawud sebagai berikut:

ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ، وَثَبَتَ الأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللهُ

Bacaan latinnya: Dzahabaz zhama’u wabtallatil ‘urûqu wa tsabatal ajru, insyâ Allah

Artinya, "Telah hilang rasa haus, dan urat-urat telah basah serta pahala telah tetap, insya Allah (HR. Abu Dawud).


Baca juga artikel terkait DOA MENYAMBUT BULAN RAMADHAN atau tulisan menarik lainnya Dhita Koesno
(tirto.id - Sosial Budaya)

Penulis: Dhita Koesno
Editor: Yulaika Ramadhani
DarkLight