Disuntik Dana dari Korsel, Bukalapak: Untuk Bisnis Jangka Panjang

Oleh: Vincent Fabian Thomas - 4 Oktober 2019
Dibaca Normal 1 menit
Bukalapak menerima investasi dari Korea Selatan untuk menjalakan rencana dan strategi bisnis jangka panjangnya.
tirto.id - Bank asal Korea Selatan, Shinhan GIB menyuntikkan sejumlah dana kepada Bukalapak, sehingga valuasinya jadi sekitar 2,5 miliar dolar AS atau setara sekitar Rp35 triliun.

Sebelumnya, Bukalapak juga menerima suntikan Ant Financial dari grup Alibaba, Cina dan Government of Singapore Investment Corporation (GIC).

"Seri pendanaan ini membawa valuasi Bukalapak melampaui 2,5 miliar dolar AS atau lebih dari Rp35 triliun," ucap Head Of Corporate Communcation Bukalapak, Intan Wibisono dalam keterangan tertulis, Jumat (4/10/2019).

Intan juga mengatakan pendanaan dari Shinhan ini masuk golongan seri F. Pendanaan ini diresmikan dalam Keputusan Menteri Hukum dan HAM No. AHU-AH.01.03-03378 tanggal 26 September 2019.


Dalam definisi seri pendanaan, umumnya huruf yang digunakan hanya berkisar A-C. A berarti sebuah startup mampu mengembangkan produknya dari sekadar ide dan benar-benar bisa memasuki pasaran.

Lalu seri B ditujukan untuk mendanai pengembangan tim dan produk perusahaan. Lalu seri C ditujukan agar perusahaan terus berekspansi sampai mencapai tahap Initial Public Offering (IPO).

Sementara itu, ada juga seri pendanaan D, E dan seterusnya. Seri pendanaan ini memiliki arti investor merasa perlu terlibat menyuntikan modal agar perusahaan dapat kembali melakukan ekspansi.

Namun, ada kemungkinan juga investor perlu kembali terlibat untuk menjaga denyut perusahaan baik untuk masalah finansial maupun performa di bawah ekspektasi.

Terlepas definisi itu, Intan juga mengatakan, pendanaan seri F ini ditujukan agar Bukalapak dapat menjalankan rencana dan strategi bisnis jangka panjangnya.

Kehadiran Shinhan juga melengkapi kehadiran investor lain yang sudah terlebih dahulu masuk di Bukalapak.

"Pada putaran pendanaan Seri F ini, Bukalapak menerima investasi untuk menjalakan rencana dan strategi bisnis jangka panjangnya," ucap Intan.


================
Adendum:

Naskah ini sebelumnya menyebut nilai investasi dari Shinhan GIB senilai 500 juta dolar AS atau setara Rp7 triliun. Angka ini kami dapatkan dari selisih valuasi Bukalapak yang sebelumnya 2 miliar dolar AS jadi 2,5 miliar dolar AS. Karena kurang tepat, selisih valuasi itu kami hapus.

Baca juga artikel terkait BUKALAPAK atau tulisan menarik lainnya Vincent Fabian Thomas
(tirto.id - )

Reporter: Vincent Fabian Thomas
Penulis: Vincent Fabian Thomas
Editor: Zakki Amali
DarkLight