Direktur CITA Yustinus Prastowo Resmi Jadi Stafsus Sri Mulyani

Oleh: Vincent Fabian Thomas - 14 April 2020
Direktur Eksekutif Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA) Yustinus Prastowo resmi diangkat sebagai staf khusus di lingkup Kementerian Keuangan.
tirto.id - Direktur Eksekutif Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA) Yustinus Prastowo resmi diangkat sebagai staf khusus di lingkup Kementerian Keuangan. Yustinus akan membantu dalam urusan pajak yang saat ini menjadi salah satu pekerjaan rumah terbesar Kemenkeu.

“Iya betul, per hari ini [Senin, 13 April 2020],” ucap Yustinus dalam pesan singkat, Senin (13/4/2020) kemarin.

Yustinus memiliki sejumlah tugas saat dipercaya sebagai staf khusus. Antara lain komunikasi strategis dengan pemangku kepentingan terkait Kementerian Keuangan sekaligus mengawal reformasi perpajakan.

Dari latar belakangnya, Yustinus sempat berkarier di Direktorat Jenderal Pajak selama 1997-2010. Usai karier di DJP, ia terlibat dalam advokasi dan penelitian.

Sejumlah lembaga yang pernah ia masuki antara lain Perkumpulan Prakarsa, Komisi Anggaran Independen (KAI), Transparancy International Indonesia (AII), Indonesia Corruption Watch (ICW), International NGO Forum on Indonesia Development (INFID), Tifa Foundation, Oxfam, dan United States Agency for International Development (USAID).

Yustinus juga diketahui merupakan alumnus Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN), Magister Ilmu Filsafat STF Driyarkara, dan Pascasarjana Ilmu Administrasi dan Kebijakan Publik Universitas Indonesia.

Sebelum Yustinus, Menteri Keuangan Sri Mulyani juga sudah melakukan penunjukan sejumlah staf khusus untuk membantunya. Antara lain ekonom Bank DBS Masyita Crystalin untuk Bidang Perumusan Kebijakan Fiskal dan Makroekonomi, eks pejabat bank Dunia Mohamad Al-Arief untuk Bidang Komunikasi Strategis, akademisi Fakultas Ilmu Komputer UI Bobby Achirul Awal Nazief untuk Bidang Sistem Informasi dan Teknologi.

Lalu ada juga konsultan ekonomi dan bisnis Presisi Indonesia Titik Anas untuk Bidang Perumusan Kebijakan Fiskal Regional. Terakhir eks dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya Candra Fajri Ananda untuk Bidang Perumusan Kebijakan Fiskal Sektoral.


Baca juga artikel terkait KEMENKEU atau tulisan menarik lainnya Vincent Fabian Thomas
(tirto.id - Ekonomi)

Reporter: Vincent Fabian Thomas
Penulis: Vincent Fabian Thomas
Editor: Maya Saputri
DarkLight