Di Muktamar PKB, Cak Imin Minta Maaf Gagal Jadi Cawapres

Oleh: Andrian Pratama Taher - 21 Agustus 2019
Dibaca Normal 1 menit
Cak Imin meminta maaf atas kegagalannya menjadi cawapres pada Pilpres 2019 saat membacakan LPJ di acara Muktamar V PKB.
tirto.id - DPP PKB membacakan laporan pertanggungjawaban (LPJ) kepengurusan periode 2014-2019 dalam Muktamar V partai tersebut di Bali pada Selasa (20/8/2019).

Saat membacakan LPJ itu, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) meminta maaf kepada seluruh pengurus partainya karena gagal menjadi calon wakil presiden (cawapres) di Pilpres 2019.

Dia mengklaim, seluruh kader PKB telah bergerak mendorong Cak Imin menjadi Cawapres lewat program posko Cinta Cak Imin.

"Terima kasih kepada seluruh pihak yang berpartisipasi. Kerja keras kita tidak sia-sia ternyata. Yang perlu saya minta maaf, ada yang sedikit gagal, gagal menjadi calon wakil presiden," kata Cak Imin saat sidang dalam Muktamar V PKB di Nusa Dua, Bal pada Selasa malam.


Menurut Cak Imin, tidak sedikit kader PKB yang kecewa karena dirinya gagal menjadi cawapres. Dia juga menyatakan sudah melakukan upaya terbaik meski akhirnya tetap gagal menjadi Cawapres.

Namun, Cak Imin mengingatkan PKB tetap tidak merugi karena Maruf Amin menjadi cawapres dan berhasil memenangkan Pilpres 2019 bersama Joko Widodo.

"Tidak gagal sepenuhnya karena yang berhasil kita jadikan calon wakil presiden dan menjadi wakil presiden terpilih adalah pendiri PKB, KH Maruf Amin," ujar dia.

Dia mengaku ikhlas menyerahkan kursi cawapres kepada Maruf dan bersyukur Ketua MUI nonaktif itu akhirnya terpilih menjadi wakil presiden.

"Ya kalau sudah ada seniornya ya sudah junior mengalah dulu. Kalau kita beri kesempatan kepada pendiri PKB Kyai Maruf Amin, akhirnya alhamdulillah bukan saja menjadi bakal calon dan calon wakil presiden, alhamdulillah terpilih menjadi calon presiden 2019-2024," ujar Cak Imin.


Meskipun demikian, Cak Imin mengingatkan masih banyak ujian yang harus dihadapi pengurus PKB. Dia meminta kader PKB menjaga pemerintahan Jokowi-Maruf sekaligus mengamankan suara untuk Pemilu 2024.

Cak Imin menilai, dalam lima tahun terakhir partainya berhasil membangun situasi yang ia sebut sebagai "demam PKB."

"Harapan yang telah kita berikan kepada masyarakat terutama pemilih PKB harus tetap menyala dan mari kita rebut kembali 2024," Cak Imin menegaskan.


Baca juga artikel terkait MUKTAMAR PKB atau tulisan menarik lainnya Andrian Pratama Taher
(tirto.id - Politik)

Reporter: Andrian Pratama Taher
Penulis: Andrian Pratama Taher
Editor: Addi M Idhom
DarkLight