Di Hadapan Jokowi, Ridwan Kamil: Indonesia Negara Adidaya pada 2045

Oleh: Alfian Putra Abdi - 25 Februari 2019
Ridwan Kamil optimis Indonesia jadi negara adidaya pada 2045 dengan tanda perekonomian stabil, penduduk punya kompetensi bahasa asing dan demokrasi yang damai.
tirto.id - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil berkata, Indonesia pada 2045 akan menjadi negara adidaya.

Hal tersebut ia sampaikan dalam acara bertajuk 'Optimis Indonesia Maju' dalam Konvensi Rakyat yang diselenggarakan di Sentul International Convention Center, Bogor, Jawa Barat, Minggu, (24/2/2019).

Untuk mencapainya, tidak mudah juga tak mustahil. Ia menjelaskan setidaknya ada tiga hal yang harus dipenuhi.


"[Yang pertama] Jaga ekonomi kita seperti hari ini. Pak Jokowi sudah menjaga ekonomi kita 5 persen. Negara lain hanya 2 persen. Kita yang terkuat," ujar dia.

Lalu yang kedua, lanjut dia, demokrasi harus damai. Ia mengimbau kepada para pendukung Jokowi-Ma'ruf Amin untuk tidak melakukan tindakan yang mampu mengotori nilai demokrasi.

"Jangan melakukan kampanye hoak dan perpecahan. Kita tunjukan akhlak kita terbaik untuk demokrasi ini," tutur dia.

Langkah terakhir, lanjut dia, mendorong agar kaum milenial mampu beradaptasi dan berdaya saing sesuai dengan kebutuhan zaman yang sudah memasuki era digitalisasi seperti sekarang.

"Milenial harus kompetitif. Harus jago digital dan bahasa Inggris," kata dia.

"Mudah-mudahan dengan tiga syarat yang sudah dikawal Pak Jokowi, Indonesia bisa menjadi negara adidaya di dunia dalam 26 tahun lagi," imbuh dia.

Pada akhir pidatonya, Kang Emil, sapaannya, mengingatkan kembali para relawan untuk bekerja keras dalam memenangkan capres nomor urut 01.

"Jangan lupa menjelang April, kita ketuk pintu, jangan ada penyeselan. Karena tidak ada kesuksesaan tanpa kerja keras," ungkap dia.

Pada acara tersebut dihadiri oleh Capres-Cawapres nomor urut 01, Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, mantan Gubenur Nusa Tenggara Barat TGB Muhammad Zainal Madji, Ketum Perindo Hari Tanoe, Ketua TKN Jokowi-Ma'ruf Erick Thohir, elite PBNU, organisasi masyarakat dan sejumlah artis ibu kota.


Baca juga artikel terkait NEGARA ADIDAYA atau tulisan menarik lainnya Alfian Putra Abdi
(tirto.id - Politik)

Reporter: Alfian Putra Abdi
Penulis: Alfian Putra Abdi
Editor: Zakki Amali