Menuju konten utama

Demokrat Ingatkan BIN Jangan Sampai Ikut Politik Praktis

Pernyataan Kepala BIN Budi Gunawan soal aura Presiden Jokowi berpindah ke Prabowo Subianto adalah suatu hal yang membahayakan bagi demokrasi di Indonesia.

Demokrat Ingatkan BIN Jangan Sampai Ikut Politik Praktis
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyampaikan pidato politiknya di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Selasa (14/3/2023). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/tom.

tirto.id - Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat Kamhar Lakumani menilai pernyataan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan soal aura Presiden Joko Widodo yang berpindah ke Menteri Pertahanan Prabowo Subianto adalah suatu hal yang membahayakan bagi demokrasi di Indonesia.

Menurutnya, sebagai lembaga intelijen, BIN memiliki pengaruh luar biasa yang tidak sepantasnya dipergunakan untuk urusan politik praktis.

"Sangat berbahaya bagi pejabat tinggi negara yang memiliki kekuatan hegemoni dan kekuatan dominasi atau represif setiap aparatus untuk ikut ikutan pada politik praktis dukung mendukung seperti ini," kata Kamhar dalam keterangannya pada Jumat (24/3/2023).

Selain menyalahkan Budi Gunawan, Kamhar juga menyebut Jokowi tidak mampu memberi keteladanan bagi para anak buahnya. Salah satu dampaknya adalah pernyataan Budi Gunawan yang terlalu ikut campur soal politik kontestasi Pilpres 2024.

"Ini karena pak Jokowi tak mampu menahan diri dan tak mampu memberi keteladanan," jelasnya.

Dia khawatir bila pernyataan Budi Gunawan dibiarkan, maka akan diikuti oleh menteri atau kepala lembaga lainnya. Sehingga rawan menimbulkan pernyataan tidak efektif dan menimbulkan permasalahan dan menjelekkan citra demokrasi Indonesia di mata masyarakat internasional.

"Netralitas proses pemilu akan menjadi tanda tanya. Ini juga mencederai image indonesia di mata internasional. Akan terlihat seperti banana republic, seolah olah demokrasi atau demokrasi semu yang dipimpin oleh diktator," ungkapnya.

Sebelumnya, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan mengaku senang melihat Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan Presiden Jokowi mengunjungi Papua bersama-sama. Apalagi keduanya juga saling melontarkan pujian yang menyejukkan.

"Kita semua mengamati akhir-akhir ini bapak Prabowo sering berpergian bersama bapak Presiden Jokowi. Beberapa kali pak Prabowo juga menyatakan bahwa pak Jokowi adalah gurunya, guru beliau. Sering mendampingi bapak presiden, bapak Jokowi turun," kata Budi di acara peluncuran Youth Creative Hub di Jayapura, Papua, Selasa (21/3/2023).

Budi menilai aura Jokowi sudah pindah ke Prabowo karena keduanya kerap bersama-sama. Mantan Wakapolri itu pun mendoakan agar Prabowo bisa menghadapi kontestasi Pilpres 2024 dengan baik.

"Pada akhirnya hari ini kita menjumpai beliau berdua di sini. Seluruhnya mulai melihat ada aura, aura pak Jokowi sebagian sudah pindah ke pak Prabowo. Kita semua mendoakan untuk pak Prabowo semoga sehat, lancar dan sukses dalam kontestasi Pemilu 2024," jelas Budi.

Baca juga artikel terkait PEMILU 2024 atau tulisan lainnya dari Irfan Amin

tirto.id - Politik
Reporter: Irfan Amin
Penulis: Irfan Amin
Editor: Bayu Septianto