Demokrat Desak Polisi Usut Sumber Rekaman Suara Soal 7 Kontainer

Oleh: Bayu Septianto - 3 Januari 2019
Ferdinand mengatakan, sumber rekaman tersebut merupakan rujukan bagi Andi Arief untuk mencuitkan informasi ke akun twitternya.
tirto.id - Kadiv Advokasi dan Hukum DPP Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean meminta kepolisian untuk mengusut sumber rekaman suara yang menjadi informasi awal adanya tujuh kontainer berisi surat suara yang sudah tercoblos di Pelabuhan Tanjung Priok.

Ferdinand mengatakan, sumber rekaman tersebut merupakan rujukan bagi Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Andi Arief untuk mencuitkan informasi ke akun twitternya.

"Kami akan meminta kepolisian supaya mengusut, yang pertama sumber rekaman suara yang kemudian menjadi viral dan jadi berita perbincangan di tengah masyarakat yang kemudian dipertanyakan Andi Arief, itu yang harus diusut lebih dulu," ujar Ferdinand saat dihubungi, Kamis (3/1/2019).

Ferdinand juga meminta kepolisian untuk mencermati seluruh dokumen kapal yang masuk ke pelabuhan Tanjung Priok pada Rabu (2/1/2019) kemarin. Ini untuk memastikan ada atau tidaknya kapal yang membawa kontainer berisi surat suara.

Menurut Ferdinand, bisa saja kontainer-kontainer yang dimaksud itu telah keluar dari Pelabuhan Tanjung Priok sebelum KPU mendatangi Pelabuhan Tanjung Priok.

"Harusnya KPU berpikir lebih panjang lagi, jangan-jangan kontainernya sudah keluar begitu mereka tiba, atau ditutupi misalnya," kata Ferdinand.

Ferdinand menambahkan Demokrat akan tetap menghormati kerja kepolisian dan berjanji akan kooperatif dalam memberikan keterangan yang dibutuhkan kepolisian.

"Kepolisian ingin kerja, kami hormati," pungkasnya.

Baca juga artikel terkait PILPRES 2019 atau tulisan menarik lainnya Bayu Septianto
(tirto.id - Politik)

Reporter: Bayu Septianto
Penulis: Bayu Septianto
Editor: Nur Hidayah Perwitasari
DarkLight