Dejan Antonic Puji Semangat Juang Pemain Madura United

Oleh: Herdanang Ahmad Fauzan - 13 Juli 2019
Madura United nyaris gagal mencuri poin sebelum Jaimerson Da Silva menyamakan kedudukan pada masa injury time.
tirto.id - Pelatih Madura United, Dejan Antonic puas dengan skor akhir 2-2 pada lanjutan pekan ke-8 laga Shopee Liga 1 saat melawan TIRA Persikabo di Stadion Pakansari, Jumat (12/7/2019). Kendati tidak menang, Dejan menyebut hasil imbang dalam laga tandang merupakan prestasi yang membuatnya bangga.

“Kami kalah 2-0 mungkin orang pikir kami down, tapi anak-anak tetap semangat. Dan puji Tuhan kami kembali menjadi 2-2. Pertandingan bagus sekali dari kedua tim. Kami senang. Kami datang ke sini untuk curi poin, satu atau tiga tidak masalah,” tutur Dejan setelah pertandingan.

Dalam pertandingan itu tim tamu memang sempat tertinggal lebih dulu, masing-masing oleh gol dua pemain TIRA Persikabo, Andy Setyo Nugroho dan Ciro Alves. Namun, pada akhirnya Laskar Sapeh Kerrab mampu menyamakan skor berkat gol Alekandar Rakic dan Jaimerson Da Silva.

Tak ketinggalan, Dejan juga memuji antusiasme suporter Madura United. Kendati jauh, tak sedikit dari mereka yang berbondong-bondong datang ke Bogor untuk mendukung.

“Sekali lagi terima kasih banyak untuk semua suporter. Untuk semua orang yang rela kasih support ke kami hari ini,” tandasnya.

Rasa puas juga diungkapkan salah satu pemain tim tamu, Asep Berlian.

“Kami bersyukur, walaupun seri tapi bisa curi poin di kandang Tira. Apalagi kami sempat tertinggal 2-0. Ini hasil kami, kami bersyukur,” tuturnya.

Torehan satu poin tersebut membuat Madura United tetap berada di papan atas. Laskar Sapeh Kerrab berada di peringkat tiga klasemen sementara dengan 14 poin, hasil empat kemenangan dan dua kali imbang. Mereka terpaut dua angka dari pemuncak klasemen serta runner-up, TIRA Persikabo dan Bali United.


Baca juga artikel terkait LIGA 1 2019 atau tulisan menarik lainnya Herdanang Ahmad Fauzan
(tirto.id - Olahraga)

Reporter: Herdanang Ahmad Fauzan
Penulis: Herdanang Ahmad Fauzan
Editor: Ibnu Azis