Darmin: Mahalnya Tiket Pesawat Minim Pengaruhnya ke Inflasi Lebaran

Oleh: Vincent Fabian Thomas - 1 Juni 2019
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution memprediksi pengaruh harga tiket pesawat pada inflasi selama lebaran 2019 akan cukup minim.
tirto.id - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution memprediksi pengaruh harga tiket pesawat pada inflasi selama Lebaran 2019 akan cukup minim.

Menurutnya, hal itu disebabkan dari inflasi akibat tiket pesawat yang sudah merangkak naik cukup tinggi pada bulan-bulan sebelumnya. Alhasil pada lebaran ini, kenaikannya menjadi tidak terlalu besar.

Sebaliknya inflasi pada bulan lebaran ini, kata Darmin, nantinya lebih akan dipengaruhi harga pangan non beras, misalnya cabai dan ayam.

“Sampai akhir bulan lalu dia sudah naik [inflasi dari tiket pesawat] agak tinggi. Naiknya bulan ini tidak banyak walau ada naik. Yang naik itu banyak bahan makanan di luar beras. Macam ayam, pangan, cabe, dan bumbu-bumbuan,” ucap Darmin dalam konferensi pers di Gedung Menko Perekonomian pada Jumat (31/5).

Darmin mengatakan inflasi pada Idulfitri juga memang umumnya selalu tinggi. Ia mencontohkan pada tahun 2016, inflasi pada hari raya lebaran berada di angka 0,69 persen. Pada tahun 2017, angkanya masih sama di 0,69. Lalu pada 2018 angkanya menjadi 0,59 persen.

Pada tahun 2019 ini, ia memprediksi inflasi keseluruhan di bulan Ramadan 2019 ini justru akan berada di level yang cukup rendah dibanding tahun sebelumnya. Meskipun tetap lebih tinggi daripada bulan-bulan biasanya yang hanya 0,25-0,29 persen, ia mengatakan nilai ini menunjukkan adanya pola penjagaan nilai inflasi yang cukup baik.

“Jadi gimana dengan ini tidak bisa dibilang rendah. Walaupun lebih rendah dari tahun sebelumnya kita berharap inflasi bulan ini akan berkisar di 0,5-0,6 persen. Tinggi dibanding bulan-bulan lalu, tapi tidak tinggi dibanding tahun-tahun lalu,” ucap Darmin.


Baca juga artikel terkait INFLASI 2019 atau tulisan menarik lainnya Vincent Fabian Thomas
(tirto.id - Ekonomi)

Reporter: Vincent Fabian Thomas
Penulis: Vincent Fabian Thomas
Editor: Maya Saputri