Dana PEN akan Dipakai Antisipasi Lonjakan Kasus Corona saat Pilkada

Oleh: Vincent Fabian Thomas - 24 September 2020
Pemerintah telah menyiapkan anggaran untuk mengantisipasi dampak Pilkada 2020 pada potensi lonjakan kasus COVID-19.
tirto.id - Pemerintah telah menyiapkan anggaran untuk mengantisipasi dampak Pilkada 2020 pada potensi lonjakan kasus COVID-19.

Sekretaris Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Raden Pardede mengatakan hal ini menjadi salah satu bentuk realisasi yang diupayakan sehingga anggaran kesehatan dapat terpakai semaksimal mungkin hingga akhir tahun.

“Jadi meski sekarang [realisasi anggaran kesehatan] masih Rp18,45 triliun akan ada percepatan termasuk anggaran disediakan dalam rangka menyambut nanti Pilkada ada daerah yang terkena cukup signifikan, atau zona merah,” ucap Raden dalam diskusi virtual bertajuk, “Arah Kebijakan Pemerintah: Keseimbangan Antara Kesehatan dan Ekonomi”, Rabu (23/9/2020).

“Ada tambahan dana memitigasi kemungkinan problem pada saat Pilkada,” tambah Raden.

Raden menjelaskan saat ini realisasi anggaran kesehatan berada di angka Rp18,45 triliun atau 21,1 persen pagu Rp87,55 triliun. Hingga akhir tahun 2020, realisasinya diprediksi mentok Rp84,02 triliun atau 96 persen dari pagu.

Ia menambahkan upaya menggenjot realisasi anggaran kesehatan juga tetap ditingkatkan. Misalnya, memastikan testing, tracing, hingga pengadaan perawatan menjadi prioritas.

Lalu upaya lainnya juga mencakup memangkas birokrasi yang selama ini dinilai menghambat pencairan insentif tenaga kesehatan. Ia bilang proses ini akan diperlancar.

Harapannya, anggaran kesehatan ini dapat dikucurkan lebih cepat lagi. Terutama pada Oktober dan Desember 2020 dalam jumlah besar.

“Sebelumnya sekali tiga bulan diusahakan sekali sebulan. Akan cukup lancar. Tingkat penyerapan anggaran kesehatan akan meningkat signifikan,” ucap Raden.


Baca juga artikel terkait PILKADA 2020 atau tulisan menarik lainnya Vincent Fabian Thomas
(tirto.id - Ekonomi)

Reporter: Vincent Fabian Thomas
Penulis: Vincent Fabian Thomas
Editor: Maya Saputri
DarkLight