Dampak Gempa Jepang 7,4 SR di Fukushima: 4 Tewas & Risiko Tsunami

Penulis: Yulaika Ramadhani - 17 Mar 2022 08:46 WIB
Dibaca Normal 2 menit
Gempa Jepang mengguncang Fukushima Rabu malam, memicu peringatan tsunami dan membuat lebih dari 2 juta rumah gelap gulita.
tirto.id - Gempa Jepang berkekuatan 7,4 SR mengguncang pantai Fukushima di Jepang utara pada Rabu (16/3/2022) malam.

Gempa Jepang ini menghancurkan perabotan, mematikan listrik dan menewaskan empat orang, demikian sebagaimana dilaporkan laman berita AP News.

Sebelumnya dilaporkan juga bahwa tsunami kecil mencapai pantai, tetapi peringatan berisiko rendah tersebut dicabut pada Kamis (17/3/2022) pagi.

Perdana Menteri Fumio Kishida mengatakan pada sesi parlemen Kamis (17/3/20220 pagi bahwa empat orang tewas selama gempa.

Sementara itu, penyebab kematian mereka sedang diselidiki, sementara 97 lainnya terluka. Seorang pria berusia 60-an di kota Soma meninggal setelah jatuh dari lantai dua rumahnya ketika mencoba untuk mengungsi, dan seorang pria berusia 70-an panik dan menderita serangan jantung, Kyodo News melaporkan sebelumnya.

Badan Meteorologi Jepang Kamis pagi mencabut peringatan berisiko rendah untuk tsunami di sepanjang pantai prefektur Fukushima dan Miyagi. Gelombang tsunami setinggi 30 sentimeter (11 inci) mencapai pantai di Ishinomaki, sekitar 390 kilometer (242 mil) timur laut Tokyo.

Wilayah Fukushima ini merupakan bagian dari Jepang utara yang hancur oleh gempa 9,0 mematikan dan tsunami pada 11 tahun lalu. Gempa 11 tahun yang lalu ini menyebabkan kehancuran reaktor nuklir, memuntahkan radiasi masif yang masih membuat beberapa bagian tidak dapat dihuni.

Dampak Gempa Jepang Hari Ini


Rekaman stasiun televisi NHK menunjukkan reruntuhan dari sebuah gedung department store dan pecahan jendela berserakan di jalan dekat stasiun kereta api utama di ibu kota prefektur pedalaman kota Fukushima. Jalan-jalan retak dan air mengalir dari pipa-pipa bawah tanah.

Rekaman juga menunjukkan furnitur dan peralatan hancur ke lantai di apartemen di Fukushima. Kosmetik dan barang dagangan lainnya di toko serba ada jatuh dari rak dan berserakan di lantai. Di Yokohama, dekat Tokyo, tiang listrik hampir tumbang.

Dampak pada Pembangkit Nuklir Fukushima

Tokyo Electric Power Company Holdings, yang mengoperasikan pembangkit nuklir Fukushima Daiichi di mana sistem pendingin gagal setelah bencana 2011, mengatakan para pekerja tidak menemukan kerusakan di lokasi yang sedang dinonaktifkan.

Masih sebagaimana diberitakan AP News, Otoritas Regulasi Nuklir Jepang mengatakan alarm kebakaran berbunyi di gedung turbin reaktor No. 5 di Fukushima Daiichi tetapi tidak ada kebakaran yang sebenarnya. Pompa air untuk kolam pendingin bahan bakar bekas di dua dari empat reaktor di Fukushima Daini berhenti sebentar, tetapi kemudian kembali beroperasi. Fukushima Daini, yang selamat dari tsunami 2011, juga akan dinonaktifkan.

Listrik Padam di 2,2 Juta Rumah

Lebih dari 2,2 juta rumah untuk sementara tanpa listrik di 14 prefektur, termasuk wilayah Tokyo. Sebagian listrik telah pulih pagi hari, kecuali untuk sekitar 37.000 rumah di prefektur Fukushima dan Miyagi yang paling parah terkena dampaknya, menurut Tohoku Electric Power Co. yang melayani wilayah tersebut.

Gempa itu mengguncang sebagian besar wilayah timur Jepang, termasuk Tokyo, di mana gedung-gedung bergoyang keras.

Yuri Kageyama dari AP News melaporkan, orang-orang berjalan di jalan selama pemadaman listrik di Tokyo Kamis, 17 Maret 2022, setelah gempa bumi.

Dampak pada Layanan Kereta Api Jepang

East Japan Railway Co. mengatakan sebagian besar layanan keretanya ditangguhkan untuk pemeriksaan keamanan. Beberapa kereta api lokal kemudian kembali beroperasi.

Banyak orang membentuk antrean panjang di luar stasiun-stasiun besar sambil menunggu kereta kembali beroperasi Rabu malam, tetapi kereta api di Tokyo beroperasi secara normal Kamis pagi.

Kereta ekspres Tohoku Shinkansen sebagian tergelincir antara Fukushima dan Miyagi karena gempa, tetapi tidak ada yang terluka, kata Perdana Menteri Fumio Kishida.

Dia mengatakan kepada wartawan bahwa pemerintah sedang menilai tingkat kerusakan dan berjanji untuk melakukan yang terbaik untuk operasi penyelamatan dan bantuan.

"Tolong ambil tindakan dulu untuk menyelamatkan hidup Anda," cuit Kishida.

Kepala Sekretaris Kabinet Hirokazu Matsuno mengatakan pihak berwenang berusaha keras untuk menilai kerusakan. "Kami melakukan yang terbaik dalam operasi penyelamatan dan mengutamakan nyawa orang," katanya.

Dia mendesak warga di daerah yang terkena dampak untuk lebih berhati-hati terhadap kemungkinan gempa susulan besar selama sekitar satu minggu.


Baca juga artikel terkait GEMPA JEPANG atau tulisan menarik lainnya Yulaika Ramadhani
(tirto.id - Sosial Budaya)

Penulis: Yulaika Ramadhani
Editor: Iswara N Raditya

DarkLight