Daftar Wisata di Kulon Progo, Kalibiru hingga Kebun Teh Nglinggo

Penulis: Yandri Daniel Damaledo - 20 Jun 2022 14:21 WIB
Dibaca Normal 5 menit
Rekomendasi tempat wisata di Kulon Progo yang bisa dikunjungi, dari Kalibiru, Gua Kiskendo, hingga Kebun Teh Nglinggo.
tirto.id - Kulon Progo adalah salah satu kabupaten di Provinsi Derah Istimewa Yogyakarta, yang memiliki Ibu Kota Wates.

Kabupaten Kulon Progo berbatasan dengan Kabupaten Bantul dan Kabupaten Sleman di sebelah Timur, di sebelah Barat berbatasan dengan Kabupaten Purworejo, Provinsi Jawa Tengah, di sebelah Utara berbatasan dengan Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah dan di sebelah Selatan berbatasan dengan Samudera Hindia.

Kulon Progo memiliki banyak sekali destinasi wisata yang menjadi daya tarik wisatawan, mulai dari Kalibiru yang populer, Gua Kiskendo, Kebun Teh Nglinggo, air terjun Kemang Soka, Pantai Glagah, hingga Ekowisata Sungai Mudal. Berikut ini rekomendasi destinasi wisata yang menarik untuk dikunjungi.

Rekomendasi Lokasi Wisata di Kulon Progo, Yogyakarta


1. Kalibiru

Salah satu tujuan wisata yang cukup populer di Kulon Progo adalag Wisata Alam Kali Biru.

Mengutip situs resmi dinpar.kulonprogokab.go.id, Kalibiru terletak di Hargowilis, Kokap, kabupaten Kulon Progo dengan jarak kurang lebih 40 km dari pusat kota.

Kalibiru menyajikan pemandangan hijaunya hutan dengan hamparan berbukit yang sangat luas dengan pemandangan yang indah. Awal mula terbentuknya tempat ini adalah sebuah hutan negara yang dikelola menjadi tempat wisata.

Sebagai tempat wisata yang berada pada dataran tinggi, Kalibiru mengandalkan pemandangan alam sebagai daya tarik utama bagi wisatawan.

Di samping itu, Kalibiru juga memfasilitasi wisatawan untuk melihat pemandangan dengan menara pandang dan gardu pandang yang berbentuk rumah pohon.

Fasilitas lain yang ditawarkan oleh Kalibiru yaitu outbond, di antaranya flying fox, trekking dan beberapa permainan lainnya.

Selain itu, ada juga fasilitas pendukung yang tersedia di tempat ini seperti homestay yang berjumlah 6 dengan kapasitas 10 - 15 orang, penjual makanan mulai dari yang ringan sampai yang berat.

Kalibiru
Kalibiru. foto/https://dinpar.kulonprogokab.go.id/wisata-alam-kalibiru.html


2. Bukit Isis Nglinggo

Jika Anda gemar berkamping, Bukit Isis Nglinggo mungkin adalah pilihan yang tepat. Bukit Ngisis Nglinggo berlokasi di kawasan Nglinggo Barat, Pagerharjo, Samigaluh, Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta.

Bukit Ngisis Nglinggo punya banyak keunggulan dari segi tempatnya. Tempat ini dikelilingi banyak gunung di antaranya adalah Gunung Merbabu, Merapi, Sumbing, dan Sindoro.

Dari Bukit Ngisis Nglinggo, pengunjung bisa camping dan menunggu matahari terbit atau terbenam dengan jelas.

Keunggulan lainnya adalah adanya titik nol perbatasan antara Kabupaten Kulon Progo, Magelang dan Purworejo. Jadi, tempat ini cukup strategis untuk dikunjungi.

Pilihan harga paket camping di Bukit Ngisis Nglinggo cukup beragam. Tersedia paket camping mulai dari harga Rp25.000 - Rp250.000. Harga tersebut tergantung dengan fasilitas yang pengunjung pilih.

Bukit Isis Nglinggo
Bukit Isis Nglinggo. foto/https://dinpar.kulonprogokab.go.id


3. Gua Kiskendo

Gua Kiskendo merupakan salah satu obyek wisata kawasan karst yang terletak di desa Jatimulyo, Kecamatan Girimulyo di Pegunungan Menoreh.

Terletak 38 Km dari Jogja dan 21 KM dari Wates. Gua aktif ini punya banyak ornamen stalaktit dan stalagmit dengan penggalan cerita Ramayana yang terpahat indah pada relief di sekitar mulut gua Kiskendo.

Di kawasan ini juga disediakan bumi perkemahan yang bisa disewa dengan fasilitas yang lengkap.

Gua Kiskendo
Gua Kiskendo. foto/https://dinpar.kulonprogokab.go.id


4. Kebun Teh Nglinggo

Tak hanya di kawasan puncak Bogor yang memiliki kebun teh, kawasan Kebun Teh Nglinggo juga tak kalah indah untuk dikunjungi.

Kebun Teh Nglinggo dan Tritis terletak di Samigaluh, Kulon Progo. Satu-satunya kebun teh di Yogyakarta ini pantas menjadi salah satu tempat yang wajib Anda kunjungi.

Selain disuguhi pemandangan yang masih alami, Anda juga bisa berkeliling kebun teh dengan mengendarai mobil off road, menikmati matahari terbit dari Bukit Ngisis, hingga melihat kemegahan Candi Borobudur dengan teropong bintang di Bukit Jaran.

Kebun Teh Nglinggo
Kebun Teh Nglinggo. foto/https://dinpar.kulonprogokab.go.id


5. Air Terjun Kembang Soka

Jika ingin berwisata air, Air terjun Kembang Soka wajib masuk dalam daftar lokasi yang harus dikunjungi.

Air terjun Kembang Soka terletak di di Jatimulyo, Girimulyo, Kabupaten Kulon Progo.

Air terjun ini berada di lembah sungai dengan hamparan perbukitan Menoreh. Nama Kembangsoka disematkan untuk kawasan air terjun ini karena dahulu ada banyak pohon Soka yang tumbuh di sana.

Masyarakat sekitar pun memberi nama air terjun ini Kembangsoka. Untuk menuju air terjun Kembangsoka wisatawan harus berjalan kurang lebih 200 meter dari parkiran.

Setelah sampai di air terjun, wisatawan lanjut berjalan ke arah dasar lembah. Uniknya jalan yang terpasang berupa jembatan kayu yang melintasi tepat di depan air terjun.

Setelah bertemu dengan jembatan kayu, wisatawan akan berjumpa dengan air terjun besar yang mengalir ke sebuah kolam besar dibawahnya.

Pada akhir jembatan kayu wisatawan disuguhi kolam yang cukup besar berasal dari 2 aliran air terjun. Kelebihan dari air terjun Kembangsoka ini adalah airnya yang tidak pernah surut ketika musim kemarau tiba karena ada 3 sumber mata air di sekitarnya.

Pengelola air terjun Kembangsoka menerapkan konsep back to nature. Konsep ini diterapkan pada kolam dan jembatan yang terbuat dari material kayu.

Bangunan yang menggunakan konstruksi beton ada beberapa namun tidak mengurangi keindahan alam Kembangsoka.

Konsep back to nature diharapkan menjadi daya tarik bagi wisatawan yang ingin menghilangkan penat.

Fasilitas pendukungpun sudah tersedia seperti warung makan, mushola dan toilet. Jadi wisatawan tidak perlu khawatir untuk menghabiskan hari di Kembangsoka.

Air Terjun Kembang Soka
Air Terjun Kembang Soka. foto/https://dinpar.kulonprogokab.go.id


6. Pantai Glagah

Bagi Anda yang suka dengan pantai, salah satu destinasi yang bisa dikunjungi adalah Pantai Glagah.

Lokasi Pantai Glagah berada di Kecamatan Temon, Kulon Progo kira-kira 10 Km dari kota Wates dan kurang lebih 2 km dari jalan raya Jogja – Jakarta.

Pantai Glagah merupakan pantai indah dengan hamparan pasir hitam yang luas sekaligus berlaguna.

Di pantai ini terdapat kawasan gumuk pasir dengan rumput grinting dan laguna Glagah yang sangat luas terhampar untuk aktivitas perahu wisata, olah raga kano, kayak, berenang atau memancing.

Selain itu juga ada agrowisata buah naga, melon, semangka dan cabai yang dikelola oleh masyarakat.

Kawasan Glagah secara rutin juga dipakai untuk event motocross, festival layang-layang dan pesta kembang api tahun baru.

Pantai Glagah menjadi Muara Sungai Serang yang sekaligus pintu masuk ke Pelabuhan Ikan Tanjung Adi Karta. Sisi barat Sungai Serang menjadi Camping Ground dan Dermaga Wisata

Pengunjung yang akan tinggal lama atau ingin mengadakan kegiatan gathering, rapat, pesta bisa memanfaatkan usaha penginapan atau hotel yang terdapat banyak di sekitar Pantai Glagah.

WISATA PANTAI GLAGAH KULONPROGO
Sejumlah wisatawan memancing ikan dengan berdiri di atas beton tetrapod (pemecah ombak) di Pantai Glagah, Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Senin (22/8). Meski ombak tinggi, Pantai Glagah yang kaya dengan ikan kakap batu dan ikan gato (pompano) tersebut menjadi destinasi favorit bagi wisatawan, khususnya bagi penggiat hobi memancing ikan. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/pd/16.


7. Ekowisata Sungai Mudal

Ekowisata Sungai Mudal merupakan salah satu tujuan wisata yang tidak boleh dilewati oleh para pelancong yang berkunjung ke wilayah Kulon Progo.

Pasalnya, ekowisata yang terletak di Banyuganti, Jatimulyo, Kecamatan Girimulyo, Kabupaten Kulon Progo ini memanjakan mata para pengunjungnya dengan keindahan air terjun serta sungai bening yang tampak sejuk sehingga kerap dijadikan sebagai pemandian alami, atau untuk sekadar berfoto demi mengisi konten media sosial.

Dikutip dari laman Dinas Pariwisata Kulon Progo, Mudal adalah mata air yang mengalir sepanjang tahun dan digunakan sebagai sumber air bersih oleh warga sekitar. Nama Mudal sendiri berasal dari Bahasa Jawa yang berarti "Keluar".

Dari tempat parkir, pengunjung diharukan berjalan sekitar 500 meter menuju lokasi Sungai Mudal. Tak hanya digunakan untuk berenang, fasilitas lain yang dapat dinikmati oleh pengunjung di tempat ini adalah camping ground dan flying fox. Objek Wisata ini juga dilengkapi dengan gazebo yang dapat digunakan untuk beristirahat.

Dari Yogyakarta, pengunjung dapat mengambil rute ke arah barat melalui Jalan Godean kemudian ke arah Kulon Progo kurang lebih 50 km. Sungai Mudal dibuka mulai pukul 09.00 hingga 16.00 WIB. Bagi pengunjung yang tak bisa berenang, mereka dapat meminjam ban.

Selain itu, setiap titik juga memiliki pemandu sehingga jika terjadi sesuatu akan dapat diantisipasi.

Sungai Mudal
Ekowisata Sungai Mudal Kulon Progo (ANTARA/Lifia Mawaddah Putri)



Baca juga artikel terkait PARIWISATA atau tulisan menarik lainnya Yandri Daniel Damaledo
(tirto.id - Gaya Hidup)

Penulis: Yandri Daniel Damaledo
Editor: Yantina Debora

DarkLight