Daftar Kegunaan Kuota Belajar Kemdikbud: WhatsApp hingga Web Kampus

Oleh: Dipna Videlia Putsanra - 30 September 2020
Dibaca Normal 1 menit
Daftar kegunaan kuota Kemendikbd: untuk buka WhatsApp hingga situs web kampus.
tirto.id - Kemendikbud memberi bantuan kuota data internet bagi peserta didik dan pendidik. Menurut data Kemendikbud, jumlah penerima kuota data pada September 2020 sebanyak 27,3 juta nomor ponsel di seluruh Indonesia.

Bantuan kuota yang diberikan Kemendikbud tidak berbentuk nomor perdana, melainkan kuota data internet. Perlu diketahui, terdapat dua jenis kuota yang diberikan Kemendikbud, yaitu kuota umum dan kuota belajar.

- Kuota umum yaitu kuota yang dapat digunakan untuk mengakses seluruh laman dan aplikasi seperti kuota regular pada umumnya.

- Kuota belajar yaitu kuota yang hanya dapat digunakan untuk mengakses ratusan laman dan aplikasi pembelajaran yang terdaftar pada: http://kuota-belajar.kemdikbud.go.id/.

Berikut ini daftar aplikasi dan situs web yang bisa diakses dengan kuota belajar Kemendikbud.

1. Aplikasi belajar

Aplikasi dan website Aminin
Aplikasi dan website Ayoblajar
Aplikasi dan website Bahaso
Aplikasi dan website Birru
Aplikasi dan website Cakap
Aplikasi dan website Duolingo
Aplikasi dan website Edmodo
Aplikasi dan website Eduka system
Aplikasi dan website Ganeca digital
Aplikasi dan website Google Classroom
Aplikasi dan website Kipin School 4.0
Aplikasi dan website Microsoft Education
Aplikasi dan website Quipper
Aplikasi dan website Ruang Guru
Aplikasi dan website Rumah Belajar
Aplikasi dan website Sekolah.Mu
Aplikasi dan website Udemy
Aplikasi dan website Zenius
Aplikasi Whatsapp

2. Aplikasi/platform video conference

Cisco Webex
Google Meet
Microsoft Teams
U Meet Me
Zoom

3. Website

aksi.puspendik.kemdikbud.go.id/membacadigital
bersamahadapikorona.kemdikbud.go.id
bse.kemdikbud.go.id
buku.kemdikbud.go.id
cambridgeenglish.org
elearning.gurudaringmilenial.id
guruberbagi.kemdikbud.go.id
icando.co.id
indihomestudy.com
infomedia.co.id
kelaspintar.id
lms.seamolec.org
mejakita.com
melajah.id
pijarmahir.id
pijarsekolah.id
rumahbelajar.id
setara.kemdikbud.go.id
suaraedukasi.kemdikbud.go.id
tve.kemdikbud.go.id
www.indonesiax.co.id
www.wekiddo.com

4. Website kampus

Ada sekitar 401 situs e-learning kampus yang bisa diakses menggunakan kuota belajar gratis dari Kemendikbud.

Kuota data Kemendikbud dialokasikan selama empat bulan yaitu dari bulan September hingga Desember 2020. Tahapan penyaluran bantuan kuota data internet tersebut akan dilaksanakan selama dua tahap setiap bulan.

Tahap I dilaksanakan setiap bulan di tanggal 22 sampai 24, sedangkan untuk tahap II dilaksanakan setiap tanggal 28 sampai tanggal 30. Skema ini akan terus berlangsung hingga bulan Desember mendatang.

Untuk penyaluran bulan September, tahap I telah selesai dilaksanakan pada tanggal 22-24 September 2020 lalu. Khusus untuk penyaluran di bulan November dan Desember 2020, akan disalurkan sekaligus di bulan November.

“Untuk kebijakan bantuan kuota data internet, kami bersama dengan pihak terkait yaitu Kementerian Keuangan telah menganggarkan sekitar Rp7,2 triliun yang akan dialokasikan dari September hingga Desember 2020.

Direktur Anggaran Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Kementerian Keuangan, Purwanto, menjelaskan biaya untuk kebijakan bantuan kuota data internet sudah disetujui dan ditetapkan untuk empat bulan ke depan.

Penerapan anggaran itu pun diserahkan langsung kepada Kemendikbud dan para operator seluler yang akan menjalaninya hingga Desember tahun ini.

“Kami meminta Kemendikbud mengkoordinasikan dengan operator seluler agar harga yang diterima kementerian sesuai dengan identitas kegiatan dan dianggap wajar. Jika bisa, harga yang diberikan tidak terlalu ketat seperti harga pasaran,” kata Purwanto.

Bantuan kuota gratis dari pemerintah tersebut diberikan pada peserta didik PAUD, siswa SD hingga SMA, Guru PAUD, Guru SD hingga SMA, mahasiswan dan dosen. Detail pembagian kuota gratis untuk masing-masing kategori penerima ialah sebagai berikut:
  • Siswa PAUD: 20 GB per bulan (5 GB kuota umum dan 15 GB kuota belajar).
  • Siswa SD-SMA: 35 GB per bulan (5 GB kuota umum dan 30 GB kuota belajar).
  • Guru PAUD/SD-SMA: 42 GB per bulan (5 GB kuota umum dan 37 GB kuota belajar).
  • Mahasiswa dan dosen: 50 GB per bulan (5 GB kuota umum dan 45 GB kuota belajar).

Baca juga artikel terkait KUOTA KEMENDIKBUD atau tulisan menarik lainnya Dipna Videlia Putsanra
(tirto.id - Pendidikan)

Penulis: Dipna Videlia Putsanra
Editor: Agung DH
DarkLight