Menuju konten utama

Daftar Harga Rokok 2022 Berdasarkan Jenis & Tarif Cukai Terbaru

Berikut ini daftar harga rokok naik 2022 berdasarkan jenis golongannya dan ketentuan tarif cukai terbaru yang mulai berlaku tahun depan.

Daftar Harga Rokok 2022 Berdasarkan Jenis & Tarif Cukai Terbaru
Pekerja memproduksi rokok Sigaret Kretek Tangan (SKT) di salah satu pabrik rokok di Kudus, Jawa Tengah, Rabu (15/9/2021). ANTARA FOTO/Yusuf Nugroho/aww.

tirto.id - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengumumkan tarif Cukai Hasil Tembakau (CHT) atau cukai rokok pada tahun 2022 bakal naik rata-rata 12 persen. Peningkatan tarif cukai yang akan memicu kenaikan harga rokok itu berlaku efektif mulai 1 Januari 2022.

Peningkatan tarif cukai rokok pada tahun 2022 ini sedikit lebih rendah jika dibandingkan dengan tahun 2021 yang rata-rata mencapai 12,5 persen.

Terdapat setidaknya 4 poin pokok dalam kebijakan tarif cukai rokok 2022. Mengutip siaran resmi Kemenkeu, tiga poin pokok tersebut adalah sebagai berikut.

Pertama, penyesuaian tarif cukai dan batasan minimum harga jual eceran (HJE) seluruh jenis sigaret sebesar rata-rata tertimbang 12% dengan kenaikan tarif untuk SKT maksimal 4,5%.

Kedua, penyederhanaan struktur tarif menjadi 8 layer. Diberlakukan simplifikasi Golongan IIA dan IIB jenis Sigaret Kretek Mesin (SKM) dan Sigaret Putih Musin (SPM).

Ketiga, optimalisasi kebijakan Dana Bagi Hasil cukai rokok (DBH CHT) 2022. Keempat, penyesuaian tarif cukai dan batasan minimum Harga Jual Eceran (HJE) bagi jenis Rokok Elektrik (RE) dan Hasil Pengolahan Tembakau Lainnya (HPTL) sebesar 17,5%, dengan tarif cukai spesifik.

Kemenkeu menargetkan implementasi kebijakan CHT 2022 tersebut dapat menurunkan konsumsi rokok sebesar rata-rata 3,0% per tahun di Indonesia. Selama 2020, saat indeks kemahalan rokok meningkat 12,6%, konsumsi rokok tercatat turun 9,7% dibanding tahun sebelumnya.

Sementara itu, pembagian alokasi Dana Bagi Hasil CHT hanya sedikit berbeda daripada yang berlaku di tahun 2021. Di periode 2021, pembagian alokasi DBH CHT adalah 25 persen untuk sektor kesehatan, 25 persen untuk penegakan hukum, dan 50 persen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan kualitas bahan baku dan peningkatan keterampilan kerja.

Adapun pada tahun 2022, sebagaimana dijelaskan Menkeu Sri Mulyani, alokasi 50 persen Dana Bagi Hasil CHT untuk kesejahteraan masyarakat didetailkan dengan format baru.

Sebesar 20 persen alokasi dana itu diperuntukkan peningkatan kualitas bahan baku, peningkatan keterampilan kerja, pembinaan industri. Adapun 30 persen sisanya dialokasikan untuk pemberian bantuan kepada masyarakat.

Harga Rokok 2022 yang Naik Berdasarkan Jenisnya

Merujuk publikasi Kemenkeu RI, implementasi kebijakan tarif Cukai Jasil Tembakau (CHT) mulai 1 Januari 2022 akan menyebabkan kenaikan harga rokok di tingkat eceran dengan rincian nilai sebagai berikut.

1. Harga Rokok jenis Sigaret Kretek Mesin (SKM) Golongan I

Tarif cukai: 985

Kenaikan: 13,9 persen

Minimal harga jual eceran per batang: Rp1.905

Harga jual eceran per bungkus (20 batang): Rp38.100

2. Harga Rokok jenis Sigaret Kretek Mesin (SKM) Golongan II A

Tarif cukai: 600

Kenaikan: 12,1 persen

Minimal harga jual eceran per batang: Rp1.140

Harga jual eceran per bungkus (20 batang): Rp22.800

3. Harga Rokok jenis Sigaret Kretek Mesin (SKM) Golongan II B

Tarif cukai: 600

Kenaikan: 14,3 persen

Minimal harga jual eceran per batang: Rp1.140

Harga jual eceran per bungkus (20 batang): Rp22.800

4. Harga Rokok jenis Sigaret Putih Mesin (SPM) Golongan I

Tarif cukai: 1.065

Kenaikan: 13,9 persen

Minimal harga jual eceran per batang: Rp2.005

Harga jual eceran per bungkus (20 batang): Rp40.100

5. Harga Rokok jenis Sigaret Putih Mesin (SPM) Golongan II A

Tarif cukai: 635

Kenaikan: 12,4 persen

Minimal harga jual eceran per batang: Rp1.135

Harga jual eceran per bungkus (20 batang): Rp22.700

6. Harga Rokok jenis Sigaret Putih Mesin (SPM) Golongan II B

Tarif cukai: 635

Kenaikan: 14,4 persen

Minimal harga jual eceran per batang: Rp1.135

Harga jual eceran per bungkus (20 batang): Rp22.700

7. Harga Rokok jenis Sigaret Kretek Tangan (SKT) Golongan I A

Tarif cukai: 440

Kenaikan: 3,5 persen

Minimal harga jual eceran per batang: Rp1.635

Harga jual eceran per bungkus (20 batang): Rp32.700

8. Harga Rokok jenis Sigaret Kretek Tangan (SKT) Golongan I B

Tarif cukai: 345

Kenaikan: 4,5 persen

Minimal harga jual eceran per batang: Rp1.135

Harga jual eceran per bungkus (20 batang): Rp22.700

9. Harga Rokok jenis Sigaret Kretek Tangan (SKT) Golongan II

Tarif cukai: 205

Kenaikan: 2,5 persen

Minimal harga jual eceran per batang: Rp600

Harga jual eceran per bungkus (20 batang): Rp12.000

10. Harga Rokok jenis Sigaret Kretek Tangan (SKT) Golongan III

Tarif cukai: 115

Kenaikan: 4,5 persen

Minimal harga jual eceran per batang: Rp600

Harga jual eceran per bungkus (20 batang): Rp10.100.

Baca juga artikel terkait HARGA ROKOK atau tulisan lainnya dari Addi M Idhom

tirto.id - Ekonomi
Penulis: Addi M Idhom
Editor: Yantina Debora