Daftar Channel Registrasi Vaksin Covid-19 Nakes: WA, SMS, Hotline

Oleh: Dipna Videlia Putsanra - 15 Januari 2021
Dibaca Normal 1 menit
Channel resmi registrasi vaksin Covid-19 dari Kemenkes untuk tenaga kesehatan.
tirto.id - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) merilis daftar channel resmi registrasi vaksinasi Covid-19 melalui akun Twitter @KemenkesRI pada Jumat (15/1/2021). Channel registrasi tersebut di antaranya WhatsApp, SMS, hotline vaksinasi, email, dan lain-lain.

"Untuk memudahkan sasaran vaksinasi melakukan registrasi program vaksinasi nasional COVID-19, @KemenkesRI menyediakan beberapa kanal resmi di antaranya Whatsapp, SMS Blast, email, call/UMB serta Hotline Vaksinasi COVID-19," demikian twit Kemenkes.

Berikut ini daftar channel resmi Kemenkes untuk registrasi vaksin Covid-19 bagi tenaga kesehatan atau penerima yang diprioritaskan:

1. WhatsApp melalui: bit.ly/vaksincovidri

2. SMS blast: PEDULICOVID

3. Email: vaksin@pedulilindungi.id

4. Website: pedulilindungi.id

5. Call/UMB: *119#

6. Hotline vaksinasi Covid-19: 119 ext 9

Salah satu kanal yang baru saja resmi digunakan untuk registrasi adalah WhatsApp (WA) yang dapat diakses melalui http://bit.ly/vaksincovidri. Layanan ini bertujuan untuk mempermudah penerima vaksinasi melakukan registrasi di mana pun.

Penyediaan registrasi ulang melalui WhatsApp dilakukan agar lebih sederhana tanpa harus mengunduh aplikasi atau membuka situs Pedulilindungi.id. Untuk saat ini registrasi melalui WhatsApp tersebut hanya diperuntukkan bagi tenaga kesehatan, sebagaimana ditulis laman Setkab.

Setelah terverifikasi, tenaga kesehatan dapat mendaftarkan diri untuk membuat janji di fasilitas kesehatan sekitar dan mendapatkan konfirmasi terkait waktu dan tempat pelaksanaan vaksin. Jika tenaga kesehatan tidak terdaftar, proses registrasi agar terdata sebagai penerima vaksin juga dapat dilakukan melalui chatbot.

Berikut ini cara registrasi vaksinasi COVID-19 melalui chatbot WhatsApp sebagaimana dikutip dari Antara, Sabtu (16/1/2021).

1. Penerima vaksinasi COVID-19 bisa langsung mengirimkan pesan ke nomor chatbot WA 081110500567 dengan mengetik kata kunci "Vaksin".

2. Setelah itu akan ada konfirmasi bahwa penerima vaksinasi adalah tenaga kesehatan.

3. Tenaga kesehatan penerima vaksinasi diminta mengirimkan 6 angka terakhir Nomor Induk Kependudukan (NIK) untuk mendaftar dan tenaga kesehatan akan menerima konfirmasi lokasi vaksinasi.

4. Lalu akan dilakukan konfirmasi mengenai kondisi Kesehatan untuk memastikan bahwa peserta akan dapat menerima vaksin.

5. Berikutnya chatbot akan membagikan jadwal vaksin untuk dikonfirmasi.

6. Setelah itu tiket kode QR akan dibagikan bersama dengan video bagaimana cara kerja vaksin.

Tenaga kesehatan merupakan kelompok prioritas penerima vaksin yang berjumlah sebanyak 1,3 juta orang serta penunjang pada seluruh fasilitas pelayanan kesehatan, petugas tracing kasus COVID-19.

Selain tenaga kesehatan, kelompok prioritas penerima vaksin yaitu 17,4 juta petugas pelayan publik sebagai garda terdepan, seperti TNI, Polri, Satpol PP, petugas pelayan publik transportasi (petugas bandara, pelabuhan, kereta api, MRT, dll) termasuk tokoh masyarakat dan tokoh agama di seluruh Indonesia. Vaksinasi diberikan sebanyak 2 dosis dengan interval 14 hari.


----------------------

Artikel ini diterbitkan atas kerja sama Tirto.id dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).



Baca juga artikel terkait KAMPANYE COVID-19 atau tulisan menarik lainnya Dipna Videlia Putsanra
(tirto.id - Kesehatan)

Penulis: Dipna Videlia Putsanra
Editor: Addi M Idhom
DarkLight