CPNS 2019: 5 Instansi Paling Banyak Pendaftar per 18 November

Oleh: Alexander Haryanto - 18 November 2019
Instansi yang paling banyak dilamar oleh pelamar CPNS 2019 adalah Kemenkumham yakni sebanyak 119.276.
tirto.id - Badan Kepegawaian Negara (BKN) telah mengumumkan top 5 instansi CPNS 2019 yang telah didaftarkan oleh pelamar di portal SSCASN per Senin, 18 November 2019 pukul 15:43 WIB. Dilansir dari Facebook resmi BKN, saat ini sudah ada 3.048.190 orang yang membuat akun. Sementara yang mengisi formulis sudah berjumlah 1.110.622 dan submit 485.006.

Dari top 5 instansi itu, yang paling dilamar adalah Kementerian Hukum dan HAM yakni sebanyak 119.276. Dalam penerimaan CPNS 2019, Kemenkumham membuka formasi 4.598 untuk lulusan SMA hingga S2. Untuk lulusan SMA, Kemenkumham membuka lowongan untuk Penjaga Tahanan.

Jumlah formasi yang dibuka untuk Penjaga Tahanan yaitu 2.875. Rinciannya yaitu formasi umum sebanyak 2.497 pria dan 277 wanita, 71 untuk Putra Papua, 8 untuk Putri Papua, 20 untuk Putra Papua Barat dan 2 untuk Putri Papua Barat.

Top kedua instansi yang paling banyak pelamar adalah Kejaksaan Agung sebanyak 17.286. Kejaksaan Agung dalam penerimaan CPNS 2019 membuka lowongan sebanyak 5.203 formasi pada 30 jabatan. Hal ini disampaikan melalui surat pengumuman Nomor: Peng-01/C/Cp.2/11/2019 tentang seleksi pengadaan CPNS Kejaksaan RI 2019 yang diterbitkan pada 5 November lalu.

Dari 30 jabatan itu, lebih dari separuhnya tepatnya 16 jabatan diperuntukkan untuk jabatan Dokter, dari Dokter Spesialis Bedah Syaraf hingga Dokter Gigi, yang seluruhnya masuk ke dalam kriteria Formasi Umum. Jabatan Dokter Umum dan Dokter Gigi memiliki alokasi terbanyak masing-masing dengan 17 dan 11 formasi. Sisanya, 14 jabatan masing-masing hanya memiliki alokasi 1 formasi.

Berikut top 5 Instansi dengan pelamar terbanyak:

1. Kementerian Hukum dan HAM 119.276
2. Kejaksaan Agung 17.286
3. Pemerintah Provinsi Jawa Timur 6.334
4. Kementerian Agama 5.862
5. Pemerintah Kab. Bogor 4.756


Baca juga artikel terkait CPNS 2019 atau tulisan menarik lainnya Alexander Haryanto
(tirto.id - Sosial Budaya)

Penulis: Alexander Haryanto
Editor: Agung DH
DarkLight