Corona Indonesia 8 Agustus: Kematian Jatim Tertinggi, Sembuh Kedua

Oleh: Andrian Pratama Taher - 8 Agustus 2020
Kasus kematian akibat Corona di Jatim tertinggi per 8 Agustus. Namun angka kesembuhannya pun tinggi.
tirto.id - Angka kematian harian akibat Corona COVID-19 tertinggi per Sabtu 8 Agustus 2020 berada di wilayah Jawa Timur. Jumlahnya 22. Di bawahnya terdapat DKI Jakarta dan Jawa Tengah yang sama-sama 11.

Meski demikian, angka kesembuhan di Jatim pun tertinggi kedua, 464. Di posisi teratas ada DKI dengan angka kesembuhan 509.

Berdasarkan data harian dari Kementerian Kesehatan, total kasus konfirmasi positif mencapai 123.503, alias naik 2.277 dari hari sebelumnya. Pasien sembuh mencapai 79.306, naik 1.749 dari hari sebelumnya. Sementara total kematian mencapai 5.658, atau naik 65 dalam satu hari.

DKI Jakarta menyumbang kasus harian terbanyak, yaitu 686. Di bawahnya terdapat Jatim dengan penambahan kasus sebanyak 240. Kemudian di bawahnya ada Sulawesi Selatan dan Sumatera Utara, masing-masing 107 dan 101 kasus.

Jumlah tersebut berdasarkan data yang masuk ke pemerintah pusat secara bertahap hingga Sabtu pukul 12 siang, baik melalui tes real time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) maupun Tes Cepat Molekuler (TCM).

COVID-19 telah tersebar di seluruh provinsi di Indonesia. 480 kabupaten/kota terdampak. Terdapat 13 provinsi yang penambahan kasusnya lebih kecil dari 10, sementara di enam provinsi tidka ada penambahan sama sekali.

Presiden Joko Widodo khawatir dengan terus bertambahnya kasus ini. Oleh karena itu ia menegaskan kepada seluruh pembantunya untuk fokus memberikan sosialisasi protokol kesehatan kepada masyarakat: menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak--disingkat 3M.

Jokowi lantas memberikan instruksi khusus kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian untuk melibatkan ibu-ibu Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) untuk berkampanye 3M dari pintu ke pintu. "Saya kira PKK sangat efektif untuk door to door urusan masker," katanya.

Sementara menteri lain diinstruksikan berkampanye melalui televisi dan media sosial secara masif.


Baca juga artikel terkait VIRUS CORONA atau tulisan menarik lainnya Andrian Pratama Taher
(tirto.id - Kesehatan)

Reporter: Andrian Pratama Taher
Penulis: Andrian Pratama Taher
Editor: Rio Apinino
DarkLight