Ciri-Ciri Radang Usus Buntu: Apa Gejala dan Penyebabnya?

Kontributor: Balqis Fallahnda - 22 Okt 2021 17:30 WIB
Dibaca Normal 1 menit
Berikut gejala dan penyebab radang usus buntu yang patut diwaspadai.
tirto.id - Usus buntu adalah tabung seukuran jari yang terletak di mana usus besar dan kecil terhubung. Organ ini tidak memiliki fungsi khusus, tetapi jika terjadi peradangan atau infeksi biasa disebut radang usus buntu. Jika demikian, penderita harus mendapatkan perawatan segera.

Usus buntu yang meradang dapat menyebabkan rasa sakit terus menerus. Pada kasus yang parah, usus buntu dapat pecah (rupture) yang menyebabkan rasa sakit tiba-tiba dan tak tertahan. Usus buntu yang pecah dapat menyebarkan bakteri melalui rongga perut. Bakteri ini memicu infeksi serius yang terkadang fatal, disebut peritonitis, demikian menurut Mayoclinic.

Jhons Hopkins Medicine melaporkan bahwa rupture dapat terjadi segera setelah 48 hingga 72 jam gejala radang usus buntu dirasakan penderita. Maka dari itu, sebelum terjadi infeksi, penderita hendaknya segera ditangani tenaga medis agar bisa diberikan tindakan.

Berikut gejala dan penyebab radang usus buntu yang patut diwaspadai dilansir dari Healthline.

Gejala Usus Buntu

Penderita usus buntu mungkin mengalami salah satu atau lebih gejala berikut:

  • Rasa sakit di perut bagian atas atau di sekitar pusar
  • Rasa sakit di sisi kanan bawah perut
  • Kehilangan selera makan
  • Gangguan pencernaan
  • Mual
  • Muntah
  • Diare
  • Sembelit
  • Pembengkakan perut
  • Ketidakmampuan untuk mengeluarkan gas
  • Demam ringan
Nyeri usus buntu dapat dimulai dengan kram ringan, frekuensinya bisa stabil atau parah dari waktu ke waktu. Ini mungkin dimulai di perut bagian atas atau area pusar, sebelum pindah ke kuadran kanan bawah perut.

Jika seseorang mengalami sembelit dan menduga menderita radang usus buntu, hindari mengonsumsi obat pencahar atau enema. Perawatan ini dapat menyebabkan usus buntu pecah.

Penyebab Radang Usus Buntu

Dalam banyak kasus, penyebab pasti radang usus buntu tidak diketahui. Para ahli percaya itu berkembang ketika bagian dari usus buntu menjadi terhalang, atau tersumbat. Banyak hal yang berpotensi menyumbat usus buntu, antara lain:

  • Penumpukan tinja yang mengeras
  • Folikel limfoid membesar
  • Cacing usus
  • Cedera traumatis
  • Tumor
Ketika usus buntu tersumbat, bakteri dapat berkembang biak di dalamnya. Hal ini dapat menyebabkan pembentukan nanah dan pembengkakan, yang dapat menyebabkan tekanan yang menyakitkan di perut.


Baca juga artikel terkait RADANG USUS BUNTU atau tulisan menarik lainnya Balqis Fallahnda
(tirto.id - Kesehatan)

Kontributor: Balqis Fallahnda
Penulis: Balqis Fallahnda
Editor: Yulaika Ramadhani

DarkLight