Ciri-ciri Penyakit Gatal Prurigo, 'Darah Manis' & Cara Mengobatinya

Oleh: Rachma Dania - 14 September 2019
Dibaca Normal 1 menit
Darah manis atau prurigo adalah rasa gatal di bagian lengan bawah, dahi, pipi, perut, dan bokong. Bagaimana cara mengobatinya?
tirto.id - Anda pernah mengalami benjolan atau bintil-bintil yang terasa sangat gatal di bagian lengan bawah, dahi, pipi, perut, dan bokong? Kalau pernah, bisa jadi Anda sedang mengalami darah manis atau prurigo.

Istilah medis untuk gatal, seperti dilansir Bad.org.uk, dikenal dengan pruritus. Sementara prurigo atau darah manis adalah perubahan yang terjadi pada kulit setelah digaruk dalam waktu lama.

Ciri-ciri dari prurigo biasanya terdapat benjolan keras pada kulit yang sangat gatal (nodul), benjolan tersebut berwarna gelap dan berukuran kurang dari 1 cm. Selain itu, kulit juga menjadi lebih kasar atau bisa disebut koreng sehingga meninggalkan luka karena terlalu sering digaruk.

Namun demikian, rasa gatal tersebut bisa hilang bila berhenti digaruk. Meskipun dalam banyak kasus, tanpa penanganan yang tepat, rasa gatal itu akan sulit hilang dan berlangsung untuk waktu yang lama.

Lantas bagaimana cara mengobati darah manis? Dikutip dari Rarediseases, caranya bisa berbeda-beda, tergantung pada kondisi tubuh setiap orang.

Di beberapa kasus, penyakit ini bisa sembuh dengan sendirinya, namun ada juga yang perlu dengan perawatan, tergantung tingkat keparahannya.

Berikut beberapa cara mengobati Prurigo:


1. Mengoleskan krim obat kortikosteroid pada bagian gatal. Setelah itu, tutup dengan perban khusus yang kedap udara dan tahan air. Pengobatan ini perlu dilakukan sekali atau dua kali dalam sehari. Hal ini juga membantu mengurangi rasa gatal dan kerusakan kulit karena digaruk.

2. Suntikan kandungan kortikosteroid ke dalam bagian gatal secara langsung.

3. Oleskan salep dengan mentol atau fenol untuk mendinginkan dan menenangkan kulit gatal

4. Mengonsumsi tablet atau sirup antihistamin dapat membantu mengurangi rasa gatal. Akan tetapi, mengonsumsi obat ini dalam bentuk tablet dapat menyebabkan mengantuk, lain halnya dengan antihistamin sirup. Obat-obatan tersebut mengandung efek antihistamin dan anti-stres, seperti doxepin, dan baik dikonsumsi pada malam hari.

5. Mengonsumsi kortikosteroid oral.

6. Mengonsumsi obat-obatan Selective Serotonin Re-uptake Inhibitor (SSRIs) yakni salah satu Antidepresan bekerja dengan menyeimbangkan zat kimia dalam otak yang disebut neurotransmitter, sehingga memengaruhi suasana hati, emosi, dan juga dapat menenangkan kulit yang gatal.

7. Perawatan sinar ultraviolet, yang diberikan di rumah sakit, dapat membantu mengurangi jumlah bintil baru muncul atau gatal dikarenakan terlalu banyak digaruk.

8. Tak hanya obat, dukungan psikologis atau terapi untuk menghilangkan kecemasan dan depresi juga bisa membantu dalam pengobatan ini.

Selain menggunakan obat maupun bantuan profesional, prurigo juga bisa dirawat sendiri pada fase awal.

Berikut beberapa perawatan mandiri:


1. Jangan menggaruk bagian yang gatal. Hal ini memang paling sulit karena untuk beberapa orang bisa jadi menggaruk prurigo tanpa sadar. Mintalah bantuan dari beberapa orang terdekat untuk mengingatkan apabila penderita mulai menggaruk satu bagian tanpa henti. Lakukan cara lain untuk mengurangi gatal asalkan jangan digaruk

2. Gunakanlah kain basah yang sudah didinginkan dalam kulkas untuk mengurangi rasa gatal, tempelkan kain tersebut pada bagian tubuh yang terkena prurigo atau bagian lain yang terasa gatal. Oleskan obat Emolien, yakni semacam pelembab yang sudah terlebih dulu disimpan dalam kulkas.

3. Jaga kamar agar tetap dingin dan jangan tidur di tempat tidur yang memiliki sprei maupun selimut yang berbahan panas.

Baca juga artikel terkait KULIT atau tulisan menarik lainnya Rachma Dania
(tirto.id - Kesehatan)

Kontributor: Rachma Dania
Penulis: Rachma Dania
Editor: Alexander Haryanto
DarkLight