Menuju konten utama

Cegah Varian Delta, Ganjar Usul Warga Kudus 5 Hari di Rumah Saja

Menurut Ganjar, temuan varian baru COVID-19 di Kudus ini merupakan yang pertama di Jateng.

Cegah Varian Delta, Ganjar Usul Warga Kudus 5 Hari di Rumah Saja
Petugas menyemprotkan disinfektan ke pengemudi kendaraan pengangkut pasien orang tanpa gejala (OTG) COVID-19 saat masuk di Asrama Haji Donohudan, Ngemplak, Boyolali, Jawa Tengah, Senin (7/6/2021). ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho/rwa.

tirto.id - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengusulkan warga Kabupaten Kudus untuk di rumah saja selama lima hari. Hal itu guna mencegah penyebaran COVID-19 varian delta atau B1617 yang pertama kali ditemukan di India.

Ganjar mengimbau orang tua, lanjut usia (lansia), dan anak-anak tidak keluar rumah. Warga dipersilakan keluar rumah ketika ada kepentingan yang sangat mendesak. Selain itu, kata dia, kebijakan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) perlu diperbanyak.

Menurut Ganjar, temuan varian baru COVID-19 di Kudus ini merupakan yang pertama di Jateng. Ia mengatakan kewaspadaan perlu ditingkatkan karena penularannya sangat cepat.

"Sekali lagi dicatat, varian baru virus COVID-19 sudah masuk di Kudus. Maka, masyarakat harus sadar betul akan penularannya yang lebih cepat dibanding virus varian sebelumnya," kata Ganjar ditemui di sela kunjungan kerja di Posko COVID-19 Kudus, Minggu (13/6/2012).

Guna memastikan varian delta tidak hanya di Kudus, pemeriksaan sampel genome pasien COVID-19 diperbanyak dengan mengambil dari beberapa kabupaten di Jateng.

"Saya sempat curiga dengan pergerakan tiga pekan sebelumnya hanya tiga kabupaten yang mengalami lonjakan kasus, terus bertambah menjadi delapan kabupaten dan sekarang 11 kabupaten. Saya waktu itu yakin ini pasti varian baru," ujarnya.

Temuan Variant of Concern (VoC) COVID-19 di Kudus dikonfirmasi oleh Ketua Pokja Genetik Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (UGM), Gunadi. Hasil penelitian terhadap puluhan sampel pasien COVID-19 di Kudus yakni ditemukan varian delta.

"[Ditemukan VoC] sebagian sampel VoC yaitu varian delta, ada 28 dari 34 sampel yang diperiksa," kata Gunadi melalui pesan singkat, Minggu (13/6/2021).

Gunadi mengatakan sesuai arahan Kementerian Kesehatan, UGM diminta membatu pemeriksaan whole genome sequencing (WGS) sampel yang berasal dari Kudus.

Baca juga artikel terkait VARIAN COVID-19 INDIA

tirto.id - Kesehatan
Sumber: Antara
Penulis: Gilang Ramadhan
Editor: Gilang Ramadhan