Wabah Penyakit Mulut dan Kuku

Cegah PMK dari RI, Selandia Baru & Australia Perketat Perbatasan

Reporter: Farid Nurhakim, tirto.id - 26 Jul 2022 15:40 WIB
Dibaca Normal 1 menit
“Selandia Baru tidak pernah mengalami wabah, dan kami ingin melakukan semua yang kami bisa untuk tetap seperti itu."
tirto.id - Selandia Baru dan Australia telah memperketat perbatasan mereka untuk mencegah masuknya wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) dari Indonesia. PMK merupakan penyakit hewan yang sangat menular dan dapat menyerang sapi, domba, kambing, rusa, dan babi tetapi tidak menimbulkan ancaman bagi manusia.

“Selandia Baru tidak pernah mengalami wabah, dan kami ingin melakukan semua yang kami bisa untuk tetap seperti itu,” ujar Perdana Menteri (PM) Selandia Baru Jacinda Ardern pada konferensi pers mingguannya, Senin (25/7/2022) dikutip dari kantor berita Reuters.

Dia mengatakan bahwa Selandia Baru akan menghentikan setiap pelancong yang membawa produk daging dari Indonesia. Selain itu, mengharuskan mereka untuk menggunakan alas kaki untuk mencuci sepatunya di bandar udara (bandara).

“Kepada semua warga Selandia Baru dan pelancong, harap bertanggung jawab,” tutur Andern.

Lanjut dia, pelabuhan di Selandia Baru juga akan mengambil tindakan pencegahan ekstra terhadap penularan wabah PMK. Hal ini bertujuan untuk memastikan tidak ada barang termasuk kontainer pengiriman yang masuk ke negaranya dari Indonesia yang mungkin terkontaminasi.

Kemudian Arden menekankan bagi setiap pelancong yang pernah berinteraksi dengan hewan di negara yang dikenal memiliki kasus PMK, harus menjauh dahulu dari peternakan selama seminggu. Sama halnya dengan Selandia Baru, Australia juga telah meningkatkan tindakan pencegahannya terhadap wabah PMK.

Pada hari Rabu, (20/7/2022) Australia meningkatkan perlindungan terhadap PMK di bandara internasionalnya agar mencegah masuknya penyakit menular tersebut ke negaranya dari Indonesia.

Pemerintah Australia menerangkan, sekarang pelancong yang tiba di Australia dari Indonesia akan diminta untuk berjalan melintasi keset sanitasi di bandara. Keset akan berisi larutan asam sitrat yang dirancang untuk menghilangkan kotoran dari sol sepatu dan menutupinya dengan asam.

“Langkah terbaru untuk meningkatkan langkah-langkah biosekuriti Australia,” kata pemerintah Australia, dikutip dari kantor berita Reuters, Rabu (20/7/2022).

Menteri Pertanian Australia Murray Watt menjelaskan, bahwa langkah tersebut dilakukan negara mereka setelah fragmen virus PMK terdeteksi pada barang-barang daging yang masuk ke Australia baru-baru ini dari Indonesia dan Cina.

“Kami telah mendeteksi penyakit kaki dan mulut dan fragmen virus demam babi Afrika dalam sejumlah kecil produk daging babi yang dijual di Melbourne CBD yang diimpor dari Cina,” kata dia pada konferensi pers.

Akan tetapi, Watt mengatakan fragmen virus PMK tersebut tidak hidup dan tidak dapat ditularkan. Dan meskipun ada temuan ini, Australia tetap bebas PMK.



Baca juga artikel terkait WABAH PMK atau tulisan menarik lainnya Farid Nurhakim
(tirto.id - Kesehatan)

Reporter: Farid Nurhakim
Penulis: Farid Nurhakim
Editor: Restu Diantina Putri

DarkLight