Cegah Demo Buruh, Sudin Perhubungan Jaksel Bantu Penyekatan Wilayah

Oleh: Gilang Ramadhan - 8 Oktober 2020
Penyekatan wilayah dilakukan untuk menghalau pendemo dari Tangerang masuk ke Jakarta.
tirto.id - Personel Dinas Perhubungan dikerahkan membantu polisi melakukan penyekatan wilayah guna mengantisipasi datangnya massa aksi yang menolak Omnibus Law Undang-Undang Cipta Kerja (UU Ciptaker), Kamis (8/10/2020).

Kepala Sudin Perhubungan Kota Jakarta Selatan Budi Setiawan menyebut 25 personel diterjunkan untuk membantu polisi menghalau pendemo masuk ke Jakarta.

"Kami sejak hari Senin (5/10/2020) sudah bergabung dengan Kepolisian untuk melakukan penyekatan di perbatasan dengan Tangerang Selatan," kata Budi.

Budi mengatakan ada lima titik lokasi penyekatan perbatasan dengan wilayah Tangerang Selatan, yakni Jalan Juanda Ciputat, Jalan Haji Buang Pondok Ranji, Jalan Pahlawan Rempoa, Jalan Mars Raya Ciputat Timur, dan Jalan Cirendu Raya.

Menurut Budi, penyekatan oleh personel Sudin Perhubungan berlangsung hingga hari ini.

"Kami dari Sudin Perhubungan Jakarta Selatan mendukung di lima titik penyekatan tersebut, masing-masing titik lima personil," ujarnya.

Budi menambahkan, dari hasil penyekatan yang dilakukan selama tiga hari belum ada massa aksi yang melintas di lima titik tersebut.

Upaya mencegah massa aksi berunjuk rasa terkait penolakan Undang-Undang Cipta Kerja di Gedung Parlemen, Senayan dilakukan jajaran Kepolisian.

Rabu (7/10/2020) kemarin, sebanyak 64 pelajar dari berbagai sekolah diamankan oleh Polres Metro Jakarta Selatan dan Polda Metro Jaya saat kedapatan berjalan kaki secara bergerombol di kolong Semanggi hendak menuju Gedung DPR/MPR RI untuk ikut berunjuk rasa.

Sejumlah elemen masyarakat dan buruh menggelar aksi menolak pengesahan Undang-Undang Cipta Kerja di wilayah Jakarta sejak Senin (5/10/2020) lalu.



Baca juga artikel terkait DEMO BURUH TOLAK RUU CIPTAKER atau tulisan menarik lainnya Gilang Ramadhan
(tirto.id - Hukum)

Sumber: Antara
Penulis: Gilang Ramadhan
Editor: Gilang Ramadhan
DarkLight