Bagian 1

Catatan Marcus/Kevin Sepanjang 2018: 3 Gelar dalam 3 Bulan Pertama

Oleh: Oryza Aditama - 25 Desember 2018
Dibaca Normal 1 menit
Ganda putra Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo sukses memetik tiga gelar juara pada tiga bulan pertama tahun 2018.
tirto.id - Ganda putra peringkat 1 dunia Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo mengawali tahun dengan langsung merebut tiga gelar hanya dalam tempo tiga bulan pertama.

Dua gelar pertama pada Januari sampai awal Februari, datang dari kategori World Tour Super 500, yakni Indonesia Masters dan India Open. Sedangkan pada pertengahan Maret, ganda putra yang juga dikenal dengan sebutan ‘Duo Minions’ tersebut mampu mencetak back to back di gelaran All England 2018.

Duo Minions memilih turnamen Indonesia Masters 2018 untuk membuka musim perburuan gelar mereka tahun ini. Di kejuaraan yang mulai digelar pada 23 sampai 28 Januari tersebut, mereka langsung mencetak sukses dengan tampil di podium juara setelah menundukkan ganda Cina, Li Junhui/Liu Yuchen,

Dalam laga final, Marcus/Kevin menghempaskan Li/Liu lewat pertarungan rubber game. Kisah manis mereka masih tetap berlanjut di ajang India Open 2018, selepas mendepak ganda Denmark di laga puncak.

Sebenarnya di ajang kejuaraan beregu Badminton Asia Team Championships 2018 pada bulan Februari, skuat Indonesia juga turut diperkuat oleh Marcus/Kevin. Namun pasangan ini tercatat hanya satu kali diturunkan, yakni ketika tim Indonesia bertemu dengan tim Maladewa di fase grup.

Saat itu Duo Minions sukses melibas lawan mereka dua set langsung, dengan hanya memakan waktu 21 menit saja. Selepas laga itu Kevin Sanjaya lebih banyak dipasangkan dengan Mohammad Ahsan, lantaran Marcus Gideon mengalami masalah kebugaran.

Pertengahan bulan Maret, ganda putra peringkat 1 dunia tersebut terbang ke Birmingham, Inggris dengan mengusung misi mempertahankan gelar All England yang berhasil mereka rebut tahun lalu. Datang dengan status sebaga juara bertahan ternyata tak terlalu membebani mental bertanding mereka.

Keduanya terbukti mampu menampilkan performa yang mengesankan di turnamen bulu tangkis tertua sejagat tersebut. Di laga pamungkas Duo Minions sanggup menyudahi perlawanan ganda senior Denmark, Mathias Boe/Carsten Mogensen, lewat pertarungan straight game.

Kala kejuaraan Thomas Cup 2018 (20-27 Mei), ganda putra yang mulai dipasangkan tahun 2015 tersebut juga ikut terdaftar dalam skuat beregu putra Indonesia. Saat tim Piala Thomas Indonesia tersungkur di babak semifinal karena kalah 1-3 atas Cina, Marcus/Kevin menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang berhasil meraup angka.

Akhir Juni ‘Duo Minions’ bertandang ke Negeri Jiran untuk berlaga di turnamen Malaysia Open 2018. Meskipun pada fase awal mereka mampu melewati semua lawan dengan dua set langsung, akan tetapi ketika menginjak babak perempat final pasangan ini secara mengejutkan tunduk straight game di hadapan wakil Cina, He Jiting/Tan Qiang.



Berikut catatan lengkap pencapaian Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo sepanjang semester pertama tahun 2018.

JANUARI 2018
23-28 Januari: Indonesia Masters 2018 (Super 500)
Final (menang) vs Li Junhui/Liu Yuchen (11-21, 21-10, 21-16)

30 Januari – 4 Februari: India Open 2018 (Super 500)
Final (menang) vs Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen (21-14, 21-16).

MARET 2018
14-18 Maret: All England Open 2018 (Super 1000)
Final (menang) vs Mathias Boe/Carsten Mogensen (21-18, 21-17).

MEI 2018
20-27 Mei: BWF Thomas Cup 2018 (beregu)
Semifinal (menang) vs Liu Cheng/Zhang Nan (12-21, 21-17, 21-15), namun secara total tim Indonesia kalah 1-3 atas Cina.

JUNI 2018
26 Juni – 1 Juli: Malaysia Open 2018 (Super 750)
Perempat final (kalah) vs He Jiting/Tan Qiang (17-21, 11-21).


Artikel ini merupakan artikel pertama yang membahas catatan Marcus/Kevin sepanjang tahun 2018. Artikel berikutnya terkait penampilan Duo Minions sepanjang semester kedua 2018 dapat dilihat dalam tautan di bawah ini.


Baca juga artikel terkait ATLET BULUTANGKIS INDONESIA atau tulisan menarik lainnya Oryza Aditama
(tirto.id - Olahraga)

Kontributor: Oryza Aditama
Penulis: Oryza Aditama
Editor: Fitra Firdaus
DarkLight