Cara Menulis Essay Syarat Beasiswa Unggulan Kemdikbud 2020

Oleh: Yantina Debora - 23 September 2020
Dibaca Normal 1 menit
Cara menulis essay atau esai yang menjadi syarat saat mendaftar Beasiswa Unggulan Kemdikbud Program Sarjana 2020.
tirto.id - Essay menjadi salah satu syarat pendaftaran Beasiswa Unggulan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) 2020.

Dikutip dari website resminya, pendaftar Beasiswa Unggulan Kemdikbud program sarjana wajib menyertakan essay dengan tema atau judul "Aku Generasi Unggul Kebanggaan Bangsa Indonesia."

Essay atau esai ini menggunakan bahasa Indonesia sebanyak 3-5 halaman pada kertas A4 dengan format huruf Times New Roman dan ukuran huruf 12 dengan spasi 1.5 line.

Secara bahasa, “essay” berasal dari bahasa Perancis, yang berarti mencoba atau berusaha.

Esai merupakan tulisan yang menggambarkan sebuah opini dari penulis tentang subjek tertentu yang dicoba untuk dinilainya.

Artinya membentuk sekumpulan ide yang saling berkaitan menjadi argumen. Esai pada dasarnya perlu disusun secara rapi agar masuk akal dan dapat dipahami bagi para pembaca.

Tahapan pertama membuat esai adalah dengan membuat draf. Dalam draf umumnya berisi tentang kerangka esai, catatan argumen yang ingin disampaikan dan data pendukung guna mendukung argumen.

Draf akan membantu Anda dalam:

  • Struktur dan kerangka esai Anda;
  • Bagaimana Anda akan menjawab pertanyaan itu;
  • Bukti dan contoh apa yang akan Anda gunakan;
  • Bagaimana argumen Anda akan terstruktur secara logis.

Setelah melakukan penulisan draf awal dan mind mapping maka mulai lah susun esai sesuai dengan struktur yaitu:

1. Pendahuluan

Pendahuluan memiliki struktur dari umum menjadi khusus. Buka paragraf pertama dengan pengenalan topik secara umum dan permasalahan yang akan dihadapi.

Tuliskan secara umum ide yang akan Anda ambil. Utarakan semua pemikiran yang akan menjawab pertanyaan permasalahan yang muncul. Selanjutnya adalah kemukakan secara luas argumen Anda.

2. Badan Esai

Esai dibuat dari sekumpulan paragraf, setiap satu paragraf memiliki satu pokok pikiran yang merupakan argumen yang akan diutarakan.

Setelah Anda mengemukakan pokok pikiran maka kemukakan penjelasan dari pokok pikiran tersebut.

Tuliskan bukti yang bisa menopang kebenaran dari argumen yang kamu keluarkan. Bukti bisa berupa: studi kasus, statistik, bukti dokumenter, buku akademik atau artikel jurnal.

Jangan lupakan pendapat pribadi Anda bagaimana bukti yang Anda kumpulkan bisa menjadi penguat di argumen Anda.

Rangkum per paragraf, dan jelaskan bagaimana tiap paragraf dapat mendukung argumen Anda secara keseluruhan.

3. Kesimpulan

Saat menulis kesimpulan, pastikan semua ide dan gagasan dapat terangkum dengan baik. Kesimpulan baiknya menggunakan struktur dari khusus ke umum.

Dalam kesimpulan masukan permasalahan, dilanjut dengan rangkuman kata kunci dan ringkas argumen yang menjadi jawaban atas permasalahan di atas.

Selanjutkan utarakan alasan atau hambatan untuk sampai pada jawaban atau argumen pasti pada pertanyaan di awal.

Kesimpulan bisa berisi tentang pertanyaan yang dapat menjadi topik untuk esai selanjutnya, prediksi tentang apa yang akan terjadi, dan rekomendasi penyelesaian terhadap fenomena yang sedang diteliti.


Baca juga artikel terkait BEASISWA UNGGULAN 2020 atau tulisan menarik lainnya Yantina Debora
(tirto.id - Pendidikan)

Penulis: Yantina Debora
Editor: Agung DH
DarkLight