Cara Menjaga & Memanfaatkan Sumber Daya Alam (SDA) Serta Contohnya

Oleh: Yonada Nancy - 9 Oktober 2021
Dibaca Normal 2 menit
Dengan berlimpahnya manfaat SDA manusia harus bisa mengelolanya sebaik mungkin. Berikut cara-cara untuk memanfaatkan SDA dengan baik.
tirto.id - Sumber daya alam (SDA) memegang peran penting dalam menunjang keberlangsungan hidup di muka bumi. Setiap makhluk hidup, termasuk manusia bergantung pada sumber daya alam untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Melansir laman Rumah Belajar Kemdikbud, sumber daya alam merupakan segala sesuatu dari alam yang dapat memberikan kekuatan dan manfaat bagi kesejahteraan manusia. Sumber daya alam dikenal pula sebagai kekayaan alam.

Sumber daya alam dibagi dalam dua, yaitu sumber daya alam yang bisa diperbarui dan tidak dapat diperbarui.

Sumber daya alam yang dapat diperbarui adalah sumber daya alam yang dapat dipulihkan kembali dan dapat diusahakan perkembangbiakannya. Sebagai contoh, air, pertanian, hewan ternak, udara, dan sinar matahari.

Sementara, sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui adalah sumber daya alam yang akan habis jika digunakan terus menerus.

Sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui membutuhkan waktu ribuan bahkan jutaan tahun untuk terbentuk kembali. Contohnya adalah sumber daya alam tambang, termasuk minyak bumi, batu bara, emas, gas alam, dan sebagainya.

Cara Menjaga & Memanfaatkan Sumber Daya Alam


Dalam modul Indahnya Negeriku (2017) disebutkan bahwa sumber daya alam dimanfaatkan untuk banyak hal oleh manusia, termasuk sebagai sumber makanan, energi, oksigen, dan bernilai ekonomi tinggi.

Dengan berlimpahnya manfaat sumber daya alam, manusia harus bisa mengelolanya sebaik mungkin. Berikut cara-cara untuk memanfaatkan sumber daya alam dengan baik:

1. Mengelola pertanian, perkebunan, dan peternakan

Manusia membutuhkan tumbuhan dan hewan dari alam untuk tetap hidup, baik untuk kebutuhan pangan, pakaian, maupun tempat tinggal

Namun, apabila hanya mengambil saja dari alam, maka sumber daya alam akan habis dan tidak produktif. Sehingga, manusia sebaiknya mengolahnya menjadi pertanian, perkebunan, ataupun peternakan.

Hal ini dilakukan agar hasil sumber daya alam dapat terus diproduksi dan dimanfaatkan kegunaannya. Misalnya, membangun tambak lobster di wilayah pesisir atau laut.

Kemudian, beternak domba untuk dimanfaatkan bulunya sebagai bahan baku pembuatan pakaian.

2. Mengelola sumber daya alam agar bernilai ekspor

Sumber daya alam bersifat tidak merata. Artinya, setiap wilayah di permukaan Bumi memiliki sumber daya alam yang berbeda-beda, baik dari segi wujud, jumlah, maupun sifatnya.

Hal ini menjadikan sumber daya alam memiliki nilai ekonomi yang tinggi bagi suatu wilayah atau negara. Manusia dapat memanfaatkan sumber daya alam di wilayahnya untuk memperoleh keuntungan ekonomi.

Sebagai contoh, Indonesia merupakan negara yang kaya akan sumber daya tambang berupa minyak bumi. Hasil sumber daya alam tersebut kemudian diekspor ke luar negeri dengan Indonesia memperoleh keuntungan devisa sebagai imbal hasil penjualan.

3. Menjaga kelestarian laut dan hutan

Oksigen adalah hal utama yang diperlukan manusia dan makhluk hidup lainnya untuk bernapas. Oksigen menjadi pembeda antara planet Bumi dengan planet lainnya dan menjadikan Bumi sebagai tempat yang layak huni.

Sumber daya alam laut merupakan penyumbang oksigen terbesar di di dunia.

Dikutip dari National Ocean Service Atmospheric Administration (NOAA), setidaknya 50 hingga 80 persen oksigen yang ada di Bumi diproduksi di laut. Hal ini karena laut menjadi rumah bagi plankton, tanaman, ganggang, dan bakteri-bakteri yang dapat berfotosintesis.

Selain laut, sumber daya alam lainnya yang juga banyak menghasilkan oksigen, yaitu hutan hujan tropis. Hal ini karena hutan banyak ditumbuhi berbagai tumbuhan penghasil oksigen.

Sehingga menjaga kelestarian laut dan hutan menjadi hal yang penting untuk dilakukan manusia untuk menjaga pasokan oksigen yang ada di Bumi.

Untuk menjaga kelestarian laut dan hutan, manusia bisa memulainya dengan hal-hal kecil. Misalnya mengurangi penggunaan sampah plastik atau satu orang menanam satu pohon.

4. Menggunakan sumber daya tambang secukupnya

Alam menciptakan sumber energi yang dapat dimanfaatkan oleh manusia untuk berbagai kepentingan. Sayangnya sumber daya alam tambang tidak terbarukan dan bisa habis apabila digunakan secara berlebihan.

Padahal pemanfaatannya sangat besar, termasuk sebagai bahan bakar kendaraan bermotor, pembangkit listrik, sumber energi mesin pabrik, dan sebagainya. Sebisa mungkin mengurangi penggunaan sumber daya tambang dapat mencegah habisnya pasokan bahan tambang di dunia.

Sebagai contoh, mengurangi penggunaan kendaraan bermotor untuk bepergian ke tempat yang tidak terlalu jauh.

5. Beralih ke sumber daya alam yang dapat diperbarui

Manusia dapat beralih menggunakan sumber energi yang dapat diperbarui untuk menggantikan sumber energi yang tidak dapat diperbarui. Hal ini berlaku untuk pemanfaatan sumber daya alam di ranah energi.

Misalnya, beralih dari penggunaan batu bara ke pemanfaatan cahaya matahari untuk pembangkit listrik.


Baca juga artikel terkait SUMBER DAYA ALAM atau tulisan menarik lainnya Yonada Nancy
(tirto.id - Pendidikan)

Kontributor: Yonada Nancy
Penulis: Yonada Nancy
Editor: Maria Ulfa
DarkLight