Menuju konten utama

Cara Menghilangkan Bau Mulut saat Puasa Sesuai Tips Dokter

Bau mulut saat puasa bisa diatasi sesuai tips dokter, mulai dari rutin menyikat gigi 2 kali sehari hingga menghindari kebiasaan merokok.

Cara Menghilangkan Bau Mulut saat Puasa Sesuai Tips Dokter
Ilustrasi Bau Mulut. foto/istockphoto

tirto.id - Bau mulut adalah masalah yang umum dialami setiap umat Muslim selama menjalankan ibadah puasa. Bau mulut terjadi karena air liur di mulut berkurang karena asupan cairan menurun selama puasa.

Hal ini memicu mulut kering dan napas bau. Kendati demikian, bau mulut bisa diatasi sesuai tips dokter, salah satunya rutin menyikat gigi.

Saat puasa ada beberapa hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan. Segala tindakan terkait memasukan sesuatu ke mulut bisa jadi memiliki hukum yang tidak dianjurkan atau bahkan dilarang.

Lalu, bagaimana dengan kegiatan menyikat gigi saat puasa? Menyikat gigi sendiri merupakan rutinitas sehari-hari yang diterapkan untuk membersihkan gigi dan mulut.

Selain membersihkan kuman dan kotoran, sikat gigi dilakukan agar napas segar sehingga lebih percaya diri. Namun, ketika bulan puasa sikat gigi tentu perlu diperhatikan penerapannya.

Oleh karena itu, penting bagi umat Muslim untuk memahami hukum menyikat gigi saat puasa sekaligus penjelasan dokter dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut selama Ramadhan 2023.

Menurut para ulama, umat Muslim tidak dilarang untuk menyikat gigi saat puasa selama pasta gigi atau air untuk berkumur tidak tertelan. Kendati demikian, menyikat gigi di siang hari saat bulan puasa memang kurang dianjurkan meski tidak dilarang.

Kabar baiknya, kegiatan menyikat gigi selama bulan puasa tetap bisa dilakukan dengan menerapkan cara-cara tertentu yang direkomendasikan oleh dokter.

Tips dan Cara Menghilangkan Bau Mulut Saat Puasa dari Dokter

Bau mulut saat puasa bisa diatasi dengan menerapkan tips dan cara yang direkomendasikan dari dokter, sebagai berikut:

1. Bersihkan gigi dan mulut dengan benar

Dikutip dar Antara, menurut Dokter Gigi Spesialis Periodonsia Mutia Rochmawati berikut enam tips membersihkan gigi dan mulut yang benar selama berpuasa:

  • Sikat gigi setelah sahur dan sebelum tidur.
  • Gunakan sikat gigi dengan bulu sikat yang halus agar tidak melukai gusi.
  • Rutin membersihkan gigi dengan dental floss atau sikat gigi interdental untuk membersihkan kotoran di sela-sela gigi yang tidak terjangkau sikat gigi.
  • Menggunakan pasta gigi berfluoride untuk mendukung proses remineralisasi pada gigi.
  • Menggunakan tongue scaper atau alat pembersih lidah dapat diaplikasikan agar lidah menjadi bersih sehingga mencegah bau mulut.
  • Jika ingin berkumur dengan obat kumur, pilih obat kumur non-alkohol agar tidak mengiritasi mukosa rongga mulut.

2. Hindari mengonsumsi makanan yang terlalu asam

Selain itu, bau mulut juga bisa diakibatkan oleh makanan yang dikonsumsi selama puasa. Menurut dokter, selama berpuasa hindari mengonsumsi yang membuat napas asam secara berlebihan.

Makanan-makanan tersebut seperti durian, bawang putih pentai, petai, dan makanan berbau tajam lainnya. Pastikan juga untuk menghentikan kebiasaan merokok selama bulan puasa.

3. Mencukupi kebutuhan cairan

Kurang minum bisa menjadi penyebab turunnya produksi air liur penyebab bau mulut. Oleh karena itu, pastikan untuk selalu menjaga asupan cairan dengan minum cukup saat berbuka dan saat sahur.

Kebutuhan cairan bisa dicukupi dengan minum setidaknya 2 liter atau 8 gelas air sehari, yaitu 2 gelas saat berbuka, 4 gelas saat malam hari, dan 2 gelas saat sahur.

4. Hindari Kebiasaan merokok

Selain tidak baik untuk pernapasan, kebiasaan merokok menyebabkan bau mulut selama puasa. Merokok juga memicu plak di gigi sehingga menyebabkan perubahan warna gigi.

Hindari kebiasaan merokok tentu dapat memengaruhi kesehatan mulut dan gigi sehingga mempromosikan napas yang segar.

5. Rutin membasahi mulut

Kabar baiknya, umat Islam memiliki kebiasaan baik yang bisa dilakukan saat puasa, yaitu berkumur untuk wudhu.

Selain digunakan untuk beribadah, rutin berwudhu dapat membantu membasahi mulut dan memproduksi air liur. Ini dapat mengatasi masalah bau mulut selama puasa.

Kapan Waktu yang Tepat untuk Sikat Gigi?

Kegiatan sikat gigi saat puasa memang lebih terbatas. Umat Muslim dituntut agar tidak membatalkan puasanya atau mendekati kegiatan yang mendekati itu.

Kendati demikian, Mutia menyebutkan bahwa sikat gigi selama bulan puasa adalah penting dan sebaiknya tetap dilakukan sebanyak dua kali sehari.

Tentu kegiatan menyikat gigi selama bulan puasa akan sedikit berbeda dengan hari-hari biasa. Menurut Mutia, sikat gigi selama bulan puasa tidak perlu dilakukan pada siang hari untuk menghindari risiko puasa batal.

Dokter gigi yang berpraktik di RSGM Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) menyebutkan bahwa waktu terbaik untuk menyikat gigi adalah setelah sahur dan sebelum tidur di malam hari.

"Tetap menyikat gigi dua kali sehari, dan waktu menyikat gigi yang benar adalah setelah makan sahur dan sebelum tidur malam," katanya seperti yang dikutip dari Antara.

Menurutnya, kegiatan ini dapat membantu menjaga kesehatan dan kebersihan mulut selama berpuasa sekaligus menmbantu mencegah masalah gigi dan mulut yang dapat mengganggu ibadah puasa.

"Kondisi gigi dan mulut yang bermasalah akan mengganggu kegiatan beribadah selama bulan suci Ramadhan dan aktivitas lainnya," katanya.

Baca juga artikel terkait RAMADHAN 2023 atau tulisan lainnya dari Yonada Nancy

tirto.id - Gaya hidup
Penulis: Yonada Nancy
Editor: Yantina Debora