Cara Mengatur Keuangan di Tahun Baru agar Tak Boros

Oleh: Fadila Armadita - 3 Januari 2019
Dibaca Normal 1 menit
Kontrol penggunaan kartus kredit dan mulai berinvestasi merupakan dua cara untuk menghindari keborosan.
tirto.id - Awal tahun adalah saat yang tepat untuk membuat resolusi. Salah satunya yaitu menata ulang keuangan pribadi. Apalagi setelah tabungan terkuras untuk diskon besar-besaran, liburan akhir tahun, cicilan, dan kebutuhan mendadak lainnya. Bonus akhir tahun dari kantor yang diharapkan bisa menjadi ‘tabungan’ pun akhirnya tidak berjejak.

Untuk mengantisipasi kebocoran anggaran di tahun 2019 ini, tidak ada salahnya kembali mengatur keuangan. Agar dana tabungan terisi, investasi terus jalan, dan rencana di tahun ini tetap terlaksana. Berikut ini tips mengatur keuangan di tahun baru, seperti yang dilansir dari financialexpress.com, Kamis (3/1/2018).

1. Kontrol Penggunaan Kartu Kredit

Jangan tergiur dengan limit kartu kredit yang bisa mencapai dua kali lipat gaji bulanan Anda. Gunakan kartu kredit dengan bijak untuk keperluan yang benar-benar urgent.

Sebisa mungkin jangan gunakan kartu kredit untuk pengeluaran yang cukup besar, karena Anda akan terbebani dengan pembayaran utang beserta bunga yang tinggi. Usahakan menggunakan kartu kredit dengan nominal di bawah gaji bulanan, agar tidak kesulitan untuk membayar cicilan nantinya.


2. Mulai Berinvestasi

Tidak ada salahnya mulai mempersiapkan dana pensiun sejak awal bekerja. Misal saat ini usia Anda 25 tahun dan akan pensiun bekerja di usia 60 tahun. Artinya ada waktu 35 tahun untuk berinvestasi.

Anda bisa memulai investasi emas atau saham dan terus menambah jumlah investasi dari tahun ke tahun. Investasi ini juga bisa digunakan untuk keperluan jangka panjang misalnya saja tabungan pendidikan anak, membeli rumah, tabungan haji, dan lain-lain.

3. Buat Rencana Anggaran

Tidak ada salahnya ketika Anda menyusun rencana penggeluaran secara berkala dalam satu tahun. Misalnya bikin rencana pengeluaran setiap bulan, kemudian catat semua pengeluaran dan pemasukan setiap bulan.

Perhatikan apa saja pengeluaran rutin yang tidak sesuai dari anggaran dan perbaiki di bulan berikutnya. Termasuk apa saja pengeluaran mendadak dan yang bersifat penting agar bisa dianggarkan di bulan berikutnya. Perencanaan anggaran dan pencatatan keuangan ini penting agar pengeluaran terkontrol dan tidak amburadul.

4. Dana Darurat

Selain investasi jangka panjang Anda juga harus mempersiapkan dana darurat. Sesuai dengan namanya dana darurat ini digunakan untuk keperluan sangat mendesak. Anda bisa mempersiapkan dana darurat ini di awal, ketika baru saja menerima gaji bulanan.


Dana darurat bisa ditampung di rekening lain, yang tentu saja mudah diakses dan diambil dengan cepat. Jangan lupa transfer dana darurat ke rekening tersebut setelah mendapatkan gaji bulanan agar tidak digunakan untuk hal-hal yang bersifat konsumtif.

Jadi bagaimana apakah Anda siap untuk menata kembali keuangan Anda di tahun baru? Selamat mencoba.

Baca juga artikel terkait KEUANGAN atau tulisan menarik lainnya Fadila Armadita
(tirto.id - Ekonomi)

Kontributor: Fadila Armadita
Penulis: Fadila Armadita
Editor: Yantina Debora
DarkLight