Cara Menanam Bunga Mawar, Syarat Tumbuh, Budidaya, dan Perawatan

Kontributor: Tifa Fauziah, tirto.id - 29 Nov 2022 18:50 WIB
Dibaca Normal 1 menit
Berikut cara budidaya tanaman bunga mawar, syarat tumbuh, serta perawatannya. Ada beberapa langkah yang mesti dipenuhi agar mawar tumbuh dengan baik.
tirto.id - Cara menanam bunga mawar dapat dilakukan dengan mudah, asalkan sesuai dengan tahapan perawatan. Terdapat beberapa syarat yang mesti dipenuhi agar budidaya dapat berjalan lancar sehingga bunga mawar dapat tubuh dengan baik.

Mawar adalah tumbuhan perdu yang memiliki batang berduri. Bunga dari tanaman ini terbilang menarik, karena warnanya yang mencolok dan berbau wangi.

Bunga mawar liar terdiri dari 100 spesies lebih, kebanyakan tumbuh di belahan bumi utara yang berudara sejuk. Spesies ini umumnya merupakan tanaman semak yang berduri atau tanaman memanjat yang tingginya mencapai 2-5 meter.


Mawar tergolong salah satu tanaman favorit karena dianggap sebagai simbol kasih sayang dan cinta. Tidak heran jika kemudian bunga mawar banyak dipakai sebagai dekorasi di acara pernikahan atau di momen romantis bersama pasangan.

Selain bentuk yang unik, bunga mawar juga mempunyai berbagai macam jenis dan warna yang indah. Bunga dari tanaman ini tidak hanya berwarna merah, tetapi juga ada yang memiliki corak kuning, pink, putih, ungu, kuning, hitam, dan marun.

Budidaya bunga mawar bisa jadi bisnis yang sangat menguntungkan karena peminatnya juga cukup banyak. Menanam tanaman ini juga bisa dijadikan sebagai hobi.


Syarat Tumbuh Bunga Mawar


Melansir laman GDM, sebelum memulai budidaya, pahami terlebih dahulu beberapa syarat agar tanaman mawar dapat tumbuh dengan baik:
  1. Memiliki curah hujan sekitar 1500-3000 mm per tahun;
  2. Mendapatkan sinar matahari selama 5-6 jam per hari. Akan lebih baik jika ditanam di daerah yang mendapat sinar matahari cukup;
  3. Bunga mawar cocok ditanam di tanah liat berpasir (kandungan liat 20-30%), gembur, subur, drainase dan aerasi yang baik serta mengandung bahan organik yang tinggi;
  4. Jenis tanah latosol dan andosol yang berpori;
  5. Memiliki pH tanah yang sesuai sekitar 5,5-7,0;
  6. Memiliki ketinggian sekitar 560-800 mdpl dan suhu udara minimal 16-18°C dan maksimal 28–30°C.


Tahapan Budidaya Bunga Mawar


Dalam budidaya bunga mawar, ada beberapa tahapan yang harus dilakukan. Berikut langkah-langkah yang mesti ditempuh untuk menanam bunga mawar sesuai laporan Dinas Pertanian Kabupaten Buleleng:

Menyiapkan bibit

Bibit bunga mawar dapat diperoleh melalui banyak cara seperti okulasi, stek batang, mencangkok, atau menanam biji. Bagi pemula yang ingin mendapatkan hasil instan, dapat membelinya di penjual bibit bunga. Para penjual bibit tersebut biasanya menempatkan bibit di polybag dan telah dirawat selama lebih dari setengah tahun. Proses memilih bibit ini akan menentukan kualitas bunga mawar yang dihasilkan.

Menyiapkan lahan dan media tanam

Untuk menanam bunga mawar, anda perlu menyiapkan lahan dengan membuat beberapa lubang. Ukuran diameter lubang yang dibuat sekitar 15 cm dengan kedalaman sekitar 35 cm. Lalu, tanam setiap bibit di lubang yang telah dibuat. Bibit yang telah ditanam tersebut mesti disiram hingga basar, tetapi jangan sampai menggenang.


Perawatan Tanaman Bunga Mawar


Cara untuk merawat tanaman bunga mawar antara lain:

1. Anda perlu menyiangi rumput liar dan gulma yang biasanya tumbuh di sekitar tanaman bunga mawar.

2. Bunga mawar perlu diberi pupuk secara rutin sekitar 3-4 bulan sekali. Dosis pupuk yang diberikan sesuai dengan kondisi tanaman. Pemupukan dapat dilakukan dengan memberi pupuk NPK sebanyak 5 gram per tanaman.

3. Jangan lupa untuk menyiram tanaman bunga mawar. Hal ini sangat penting terutama ketika masih dalam fase pertumbuhan.

Penyiraman dapat dilakukan minimal 1 kali dalam sehari. Waktu penyiraman paling baik adalah pagi dan sore hari karena saat itu suhu udara tidak begitu panas. Dengan cuaca itu, air yang disiramkan tidak akan mudah menguap.

4. Pada masa pertumbuhan, terutama setelah bunga tumbuh, tanaman mawar perlu dipangkas batangnya. Hal ini dilakukan supaya tanaman mendapatkan batang yang kuat, menumbuhkan tunas muda baru yang dapat meningkatkan produktivitasnya, peremajaan tanaman, serta menjaga kesehatan tanaman.

Baca juga artikel terkait RAGAM DAN HIBURAN atau tulisan menarik lainnya Tifa Fauziah
(tirto.id - Sosial Budaya)

Kontributor: Tifa Fauziah
Penulis: Tifa Fauziah
Editor: Muhammad Fadli Nasrudin Alkof

DarkLight