Cara Daftar Antrean Online Kantor Pajak di kunjung.pajak.go.id

Oleh: Addi M Idhom - 9 September 2020
Dibaca Normal 2 menit
Masyarakat yang akan memanfaatkan layanan tatap muka di kantor pajak untuk diminta mengurus nomor tiket antrean online terlebih dahulu.
tirto.id - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) telah membuka layanan perpajakan tatap muka di kantor-kantor pajak sejak 15 Juni 2020. Beberapa bulan sebelumnya, layanan di kantor-kantor pajak digelar dengan tanpa tatap muka sejak Maret lalu karena ada pandemi virus corona (Covid-19).

Berdasarkan keterangan resmi DJP, layanan tatap muka di kantor pajak disediakan untuk urusan perpajakan yang harus dilakukan melalui kunjungan langsung. Pembukaan kantor-kantor pajak itu tidak diperuntukkan penyediaan layanan yang bisa diurus secara online.

Layanan tatap muka di kantor-kator pajak tidak diperuntukkan bagi pendaftaran NPWP, pelaporan SPT yang sudah wajib e-filing, permintaan Surat Keterangan Fiskal, dan permintaan validasi SSP PPhTB yang dapat dilakukan secara online pada situs www.pajak.go.id.

Selain itu, layanan aktivasi EFIN yang bisa dilakukan melalui email kantor pelayanan pajak (KPP); layanan lupa EFIN (bisa lewat telepon/email KPP, live chat di situs DJP, dan twitter @kring_pajak); dan VAT refund (via email KPP).

Hingga September 2020, layanan tatap muka di kantor-kantor pajak masih disediakan, tapi secara terbatas, dan mengikuti protokol kesehatan ketat. Jumlah pengunjung kantor pajak juga dibatasi.

"DJP mengimbau masyarakat menggunakan layanan yang telah disediakan secara online lewat www.pajak.go.id, termasuk layanan penyampaian surat pemberitahuan (SPT), perubahan data, nomor telepon dan email wajib pajak, validasi SSP pengalihan hak katas tanah dan bangunan, dan pendaftaran insentif pajak yang telah disediakan pemerintah di masa pandemi Covid-19," demikian keterangan DJP dalam siaran resminya pada akhir Agustus 2020.

Mulai 1 September 2020, DJP juga meminta masyarakat yang hendak berkunjung ke kantor pajak untuk mendaftar tiket antrean online terlebih dahulu. Adapun nomor antrean online bisa diperoleh di laman kunjung.pajak.go.id.

Untuk mendapat nomor tiket antrean online, masyarakat perlu mengisi data identitas, kantor tujuan, serta tanggal dan waktu kunjungan ke KPP atau kantor wilayah DJP. Ada juga informasi tentang penilaian kesehatan mandiri yang harus diisi.

Selain mengisi data-data di atas, masyarakat juga bisa memilih jadwal dan layanan tatap muka di kantor pajak yang akan diakses. Sejumlah layanan yang bisa dipilih ialah loket pelayanan terpadu; konsultasi pajak; konsultasi aplikasi; layanan janji temu dan lain sebagainya. Khusus jika memilih layanan janji temu, masyarakat perlu bikin kesepakatan dengan petugas untuk penentuan jadwal.


Syarat & Cara Daftar Nomor Antrean Online Kantor Pajak

Untuk melakukan pendaftaran nomor antrean online sebelum berkunjung ke kantor pajak, caranya tidak terlalu sulit. Masyarakat atau wajib pajak hanya perlu melakukan sejumlah langkah berikut:

1. Buka laman kunjung.pajak.go.id
2. Klik ikon DAFTAR di sudut kiri bawah situs
3. Isi data pada formulir yang disediakan situs
4. Jenis formulir: Identitas, Penilaian Kesehatan, Layanan dan Waktu, Booking
5. Klik ikon "Berikutnya" jika selesai mengisi formulir
6. Setelah booking, tunggu tiket antrean dikirim ke email yang didaftarkan
7. Nomor antrean bisa difoto (screenshot/tangkap layar) di halaman Booking
8. Nomor antrean harus ditunjukkan ke petugas kantor pajak saat berkunjung

Mengutip penjelasan di laman DJP, pengisian formulir pendaftaran nomor antrean online di situs Kunjung Pajak, memerlukan sejumlah data yang harus dimasukkan.

Di formulir "Identitas," data yang harus dimasukkan adalah nomor KTP (NIK) atau paspor; nama pengunjung sesuai kartu identitas; dan status sebagai wajib pajak pribadi/badan, penerima surat kuasa WP atau jenis lainnya. Di formulir yang sama juga harus dimasukkan data NPWP (bagi yang punya), nama Wajib Pajak, alamat email dan nomor handphone aktif.

Oleh karena kunjungan ke kantor pajak harus sesuai protokol kesehatan pencegahan Covid-19, calon pengunjung pun harus mengisi data di formulir "Penilaian Kesehatan" saat mendaftar nomor antrean online. Di formulir ini, calon pengunjung diminta menjawab sejumlah pertanyaan tentang kondisi kesehatannya secara jujur.

Kemudian, di formulir "Layanan dan Waktu," calon pengunjung harus memilih jenis layanan kantor pajak yang akan diakses. Di formulir yang sama, data tanggal dan waktu kunjungan perlu diisi.

Calon pengunjung pun perlu menentukan lokasi KPP atau kantor wilayah DJP tujuan. Sementara ini, atau hingga September 2020, pilihan kantor tujuan belum mencakup KP2KP dan kantor pusat DJP yang masih menerapkan sistem antrean manual.

Apabila calon pengunjung lupa menyimpang tangkapan layar (screeshoot) tiket antrean, dan pesan berisi nomor itu belum masuk ke email, fitur "Cari Tiket" di laman Kunjung Pajak bisa digunakan.

Caranya dengan klik ikon "Cari Tiket", dan kemudian melakukan pencarian berdasarkan NIK atau nomor paspor. Pencarian ini juga bisa dilakukan dengan memasukkan nomor tiket antrean. Dengan menggunakan fitur ini, tiket antrean online akan muncul secara otomatis.

Bagi para calon pengunjung yang sudah punya tiket antrean online, DJP meminta mereka datang ke kantor pajak pada saat 10 menit sebelum jadwal kunjungan dan membawa KTP/paspor. Sebab, petugas kantor pajak akan memeriksa kesesuaian kartu identitas dengan tiket antrean online.


Baca juga artikel terkait PAJAK atau tulisan menarik lainnya Addi M Idhom
(tirto.id - Ekonomi)

Penulis: Addi M Idhom
Editor: Agung DH
DarkLight