Cara Cegah Depresi: Olahraga Rutin hingga Membatasi Media Sosial

Oleh: Febriansyah - 23 Januari 2020
Dibaca Normal 2 menit
Depresi dapat menyebabkan berbagai masalah emosional dan fisik serta dapat menurunkan kemampuan seseorang di tempat kerja dan di rumah.
tirto.id - Depresi adalah adalah penyakit medis umum dan serius yang memengaruhi secara negatif perasaan Anda, cara Anda berpikir, serta cara Anda bertindak.

Depresi sering kali menyebabkan perasaan sedih dan / atau kehilangan minat pada aktivitas tertentu.

Melansir laman Psychiatry.org depresi dapat menyebabkan berbagai masalah emosional dan fisik serta dapat menurunkan kemampuan seseorang di tempat kerja dan di rumah.

Lalu bagaimana cara kita bisa terhindari dari kondisi psikologis ini. Psychology Today menjabarkan beberapa gaya hidup yang bisa mencegah terjadinya depresi di antaranya:

1. Sinar matahari

Dalam sebagian besar penelitian, semakin banyak sinar matahari yang terdapat di suatu kota atau daerah, semakin rendah tingkat depresi klinisnya. Banyak penelitian tentang mengobati depresi dengan sinar matahari.

Menurut ilmuwan sinar matahari lebih berhasil daripada obat anti-depresi, ini berlaku untuk orang-orang yang tak memiliki kondisi depresi musiman.

Jadi usahakan mendapat sinar matahari minimal setengah jam di pagi hari. Itu bisa di luar atau melalui jendela Anda. Cahaya pagi bekerja lebih baik daripada cahaya malam dalam meningkatkan suasana hati.

2. Olahraga

Aerobik merupakan salah satu olahraga terbaik dalam menangani depresi. Namun, berbagai jenis olahraga, baik kecil maupun besar mampu menangani depresi.

Jadi, cobalah untuk berjalan kaki 30 menit setiap hari. Lebih baik di luar ruangan dan saat pagi hari sekalian mendapatkan manfaat tambahan dari sinar matahari.

3. Dukungan sosial

Orang-orang dengan lebih banyak kolega, kenalan, teman, dan rekan kerja memiliki perasaan depresi yang jauh lebih sedikit.

Kontak sosial bahkan tak hanya mampu mengurangi depresi, tapi penelitian juga mengatakan jika ia bisa mencegah penyakit jantung.

Studi menunjukkan bahwa 140 orang adalah jumlah maksimum yang dapat kita jalin kontak, yang juga relatif sering, tetapi sebagian besar populasi manusia tidak pernah mendekati jumlah ini.

Beberapa survei mengklaim bahwa seperempat orang dewasa merasa mereka tidak memiliki teman sejati dan banyak siswa hari ini merasa diganggu. Lalu banyak orang muda sangat terganggu dan tak mendapat dukungan di media sosial.

4. Kurangi waktu bermedia sosial

Penelitian telah menunjukkan bahwa peningkatan penggunaan media sosial dapat menyebabkan atau berkontribusi pada depresi dan rendahnya harga diri. Namun media sosial sekarang adalah salah satu cara terbaik untuk terhubung dengan dengan keluarga, teman, dan bahkan rekan kerja.

Tapi, kita perlu membatasinya dan itu akan membantu mencegah depresi. Anda dapat melakukannya dengan langkah-langkah seperti:

- Menggunakan ekstensi pemblokiran situs web yang hanya memungkinkan Anda menggunakan situs tertentu untuk jangka waktu tertentu.

- Hanya mengakses media sosial dengan tujuan tertentu dan menghindari aktivitas lain seperti melihat story, status atau menonton hal-hal lain.

5. Tinggal jauh dari toxic people atau orang beracun

Kita semua pernah bertemu orang yang membuat kita merasa buruk tentang diri kita sendiri. Kadang-kadang mereka adalah pengganggu langsung, dan kadang-kadang mereka secara halus membuat kita merasa tidak lebih baik.

Mereka bahkan mungkin seseorang yang mengambil keuntungan dari kita. Terlepas dari situasi tertentu, orang beracun harus dihindari dengan cara apa pun. Mereka dapat menurunkan harga diri kita.

Satu studi dari 2012 menemukan bahwa interaksi sosial yang negatif dikaitkan dengan kadar dua protein yang lebih tinggi yang dikenal sebagai sitokin. Kedua protein ini berhubungan dengan kondisi peradangan dan juga depresi.

Dilansir Helatline, untuk menghidari toxic people Anda harus:

- Jauhi siapa pun yang membuat Anda merasa lebih buruk tentang diri sendiri.

- Menjauh dari hidup Anda yang mengambil keuntungan dari Anda.

- Ketahui tanda-tandanya. Jika seseorang menyebarkan desas-desus atau berbicara buruk tentang seseorang begitu mereka meninggalkan ruangan, mereka kemungkinan akan melakukan hal yang sama untuk Anda.

6. Banyak tidur

Diperlukan banyak tidur berkualitas tinggi untuk kesehatan mental dan fisik. Menurut National Sleep Foundation orang dengan insomnia memiliki risiko sepuluh kali lipat mengalami depresi dibandingkan dengan mereka yang tidur nyenyak.

7. Makan dengan baik

Penelitian baru-baru ini menunjukkan bahwa mengonsumsi makanan tinggi lemak secara teratur dapat memiliki efek yang sama dengan stres kronis dalam hal menyebabkan depresi.

Selain itu, diet yang tidak sehat juga dapat menghilangkan nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh untuk menjaga kesehatan fisik dan mental.

Berikut yang harus Anda lakukan:

- Makan makanan seimbang dengan protein tanpa lemak, dan banyak buah dan sayuran.

- Kurangi makanan tinggi gula dan tinggi lemak.

- Hilangkan makanan olahan dari diet Anda sebanyak mungkin.

- Masukkan lebih banyak omega-3 ke dalam makanan Anda, dengan makanan seperti salmon atau kacang-kacangan.


Baca juga artikel terkait DEPRESI atau tulisan menarik lainnya Febriansyah
(tirto.id - Sosial Budaya)

Kontributor: Febriansyah
Penulis: Febriansyah
Editor: Nur Hidayah Perwitasari
DarkLight