Menuju konten utama

Cara Atasi Cooking Burnout: Lelah Memasak Selama Pandemi COVID-19

Kelelahan memasak saat pandemi COVID-19 bisa jadi dialami banyak orang. Berikut ini tips untuk mengatasinya.

Cara Atasi Cooking Burnout: Lelah Memasak Selama Pandemi COVID-19
Ilustrasi Lelah Memasak. foto/istockphoto

tirto.id - Saat bekerja di rumah sepanjang waktu karena pandemi COVID-19, seseorang tetap dapat merasa kelelahan. Salah satu kelelahan berlebihan (burnout) yang mungkin dialami adalah kelelahan memasak.

Menurut Sophia Mathew dalam Huffpost, awalnya dia merasa tidak masalah dengan pekerjaan yang melelahkan, sebab ia bekerja di industri hiburan dan penerbitan digital, yang menyerap banyak energi.

Selama pandemi, saat ia mulai bekerja dari rumah, pekerjaan seperti membuang sampah, menyapu, memasak menjadi aktivitas sehari-hari yang melelahkan dan ia benci.

Perasaan kelelahan yang berlebihan (burnout) bisa terjadi pada siapa saja dan apa saja, bahkan pada hal yang awalnya sangat disukai.

Psikolog Cary Cherniss mengatakan, burnout adalah perasaan kelelahan fisik dan / atau emosional yang parah, akibat stres kronis di tempat kerja yang belum berhasil dikelola.

Perasaan tersebut berakibat pada perasaan kesel karena harus melakukan tugas tersebut, dan terus berupaya untuk menghindarinya.

Burnout biasanya berkaitan dengan tempat kerja, tetapi saat pandemi, burnout bisa dirasakan di rumah karena banyak perubahan terjadi.

Misalnya, orang yang tak terbiasa memasak, harus rutin melakukannya saat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) diberlakukan selama pandemi. Kebiasaan baru ini bisa menimbulkan masalah bagi fisik dan mental.

Tips dan Cara Mengatasi Cooking Burnout

Sebagaimana yang disampaikan melalui laman Self, terdapat lima cara untuk mengatasi cooking burnout (kelelahan memasak) selama pandemi virus corona COVID-19.

1. Kembali memaknai arti memasak bagi Anda

Memasak tidak harus selalu menggunakan teknik atau bahan yang kompleks. Menyiapkan makanan dapat dimulai dengan langkah awal yaitu, fokus pada tiga atau empat makanan yang bervariasi dan dapat mengatasi rasa lapar.

Memasak makanan yang bervariasi dapat dilakukan dengan mencampurkan dan mencocokkan makanan yang mudah disiapkan dan digabungkan untuk membuat makanan lengkap.

Perlu diingat kembali, memasak tidak hanya bermanfaat agar orang lain menjadi kenyang. Kegiatan memasak juga berguna untuk mengenyangkan diri sendiri. Hal ini dapat memberikan sedikit motivasi bagi Anda.

2. Ambil jeda dan persiapkan makanan untuk satu minggu

Anda dapat mengambil satu hari dalam seminggu untuk benar-benar terlepas dengan kegiatan yang berhubungan dengan dapur.

Istirahat sementara ini dapat digunakan untuk membuat daftar hal-hal yang dibutuhkan agar tidak perlu belanja setiap hari, serta memprioritaskan makanan dengan umur yang lebih lama. Hal ini dapat membuat Anda lebih rileks dan tidak merasa kelelahan.

Apabila Anda menyukai makanan yang segar, maka pilihlah buah dan sayuran yang dapat disimpan lebih lama jika disimpan dengan benar. Buah-buahan dan sayuran ini seperti, apel, pir, kubis, brokoli, kembang kol, wortel, dan labu.

Setelah membuat daftar tersebut, keesokan harinya cobalah untuk berbelanja berdasarkan daftar makanan yang telah dibuat. Kemudian cuci dan simpan sayuran dalam wadah yang kedap udara.

Anda dapat menyiapkan makanan untuk seminggu dengan bahan-bahan yang ada.

3. Tukar makanan dengan tetangga

Anda dapat melakukan kegiatan tukar makanan dengan tetangga. Lakukanlah tanpa harus ada kontak satu sama lain, misalnya dengan menaruh bungkus makanan di depan rumah.

Meski begitu, untuk mengikuti cara ini, Anda perlu melakukan pendekatan dengan tetangga terlebih dahulu. Anda dapat melakukan pendekatan dengan cara mengirimkan pesan dan merencanakannya.

4. Beli makanan yang sudah jadi

Apabila Anda seseorang yang banyak menghabiskan waktu di dapur terutama untuk memasak, cobalah untuk memikirkan kesehatan mental Anda juga. Tak ada salahnya, sekali-sekali Anda memesan makanan siap saji.

Terdapat banyak pilihan masakan siap santap yang terjamin kesehatannya. Hal ini penting, jika Anda merasa berada berlama-lama di dapur menjadi sumber kecemasan, kesedihan, atau kesusahan lainnya.

5. Beli di restoran lokal

Jutaan pekerja di restoran besar terkena dampak COVID-19 karena tidak boleh ada dine in atau makan di tempat. Restoran ini kemudian membuka jasa pengiriman makanan. Anda bisa memesan di restoran lokal favorit dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Baca juga artikel terkait CORONA atau tulisan lainnya dari Ega Krisnawati

tirto.id - Kesehatan
Kontributor: Ega Krisnawati
Penulis: Ega Krisnawati
Editor: Dipna Videlia Putsanra