Calon Jemaah Haji Belum Vaksinasi Lengkap Batal Berangkat ke Saudi

Reporter: Farid Nurhakim - 20 Mei 2022 11:47 WIB
Dibaca Normal 1 menit
Pemerintah mengebut vaksinasi COVID-19 untuk calon jemaah haji yang berangkat tahun ini.
tirto.id - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menegaskan vaksinasi COVID-19 dua dosis atau lengkap merupakan syarat utama untuk memberangkatkan jemaah haji dari Indonesia ke Arab Saudi. Dia mengatakan calon jemaah yang tak memenuhi ketentuan tersebut batal berangkat haji tahun ini.

“Minimal calon jamaah sudah vaksin dosis lengkap, syukur-syukur booster [dosis ketiga] sudah semua. Untuk yang belum divaksinasi dosis lengkap, ya batal, tidak diberangkatkan, sampai terdaftar sudah memiliki vaksinasi lengkap,” kata Muhadjir dikutip dari keterangan tertulis Kemenko PMK RI, Kamis (19/5/2022).

Muhadjir mengeklaim pemerintah telah menyiapkan berbagai skema keberangkatan haji. Skema itu termasuk protokol kesehatan (prokes) penyelenggaraan haji pada masa pandemi COVID-19 seperti vaksinasi.

Menurut data dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes), saat ini tercatat calon jamaah haji yang berangkat tahun ini sudah divaksinasi lengkap sekitar 76 persen.

“Memang masih ada juga yang belum divaksin, ada kemungkinan karena registrasi itu sekitar 17 ribu jemaah dan itu yang akan kami tuntaskan bersama Menkes. Makanya kita kebut vaksinasi dalam beberapa hari untuk calon jemaah haji,” kata Muhadjir.

Selain vaksinasi, syarat dan ketentuan haji lainnya akan disesuaikan dengan syarat haji di Arab Saudi.

“Kita sangat tergantung dari Pemerintah Arab Saudi ya, mulai dari kuota, kemudian prosedur, termasuk protokolnya juga. Kalau protokol di dalam negeri juga teknisnya disesuaikan nanti dengan Arab Saudi,” ujar Muhadjir.

Terdapat tiga syarat perjalanan haji yang sudah ditentukan oleh Pemerintah Arab Saudi, yaitu vaksinasi COVID-19 minimal vaksin lengkap, PCR 72 jam sebelum keberangkatan dan maksimal umur di bawah 65 tahun.

“Kemarin sempat dibahas dengan presiden, kalau nanti mereka harus PCR itu apakah nanti disini atau di Arab Saudi, tinggal pelaksanaan teknisnya saja. Selebihnya sudah kita persiapkan,” kata Muhadjir.

Melansir laman kemenag.go.id, kuota haji Indonesia pada 2022 sebanyak 100.051 orang dengan 1.901 petugas.


Baca juga artikel terkait PERSIAPAN HAJI 2022 atau tulisan menarik lainnya Farid Nurhakim
(tirto.id - Sosial Budaya)

Reporter: Farid Nurhakim
Penulis: Farid Nurhakim
Editor: Gilang Ramadhan

DarkLight