Buntut Rusuh Suporter Pengaruhi Bidding Tuan Rumah Piala Dunia U-20

Oleh: Zakki Amali - 8 September 2019
Rusuh di laga Indonesia-Malaysia dalam kualifikasi Piala Dunia 2022 diperkirakan memengaruhi bidding Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 pada 2021.
tirto.id - Buntut kerusuhan suporter di laga Indonesia vs Malaysia dapat memengaruhi bidding atau pengajuan Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 pada 2021.

"Kejadian yang kami sayangkan itu sedikit banyak pasti memengaruhi pencalonan. Mudah-mudahan dampaknya tidak terlalu besar," kata Kepala Hubungan Media dan Promosi Digital PSSI Gatot Widakdo seperti dilansir Antara di Jakarta, Minggu (8/9/2019).

Menurut dia, untuk menekan pengaruh peristiwa itu terhadap pencalonan tuan rumah Piala Dunia U-20 2021, PSSI akan menjelaskan persoalan ini kepada FIFA.

PSSI, kata dia, tak berkutik dengan ancaman sanksi atas kerusuhan tersebut.



"Kami menunggu apa pun kebijakan FIFA. Sekali lagi, semoga impact-nya tidak besar," kata Gatot.

Indonesia saat ini merupakan satu-satunya negara ASEAN yang mengajukan sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 pada 2021. Indonesia bersaing dengan Peru dan Brasil.

Sepekan lalu, PSSI mengklaim mendapat dukungan dan negara-negara tetangga. Namun, kerusuhan di laga Kualifikasi Piala Dunia 2022 diprediksi memengaruhi rencana ini, karena Asosiasi Sepakbola Malaysia (FAM) melaporkan kerusuhan ke FIFA dan AFC.

Kerusuhan di dalam stadion sempat menghentikan laga selama 10 menit. Kerusuhan berlanjut di luar stadion usai laga berakhir 2-3 untuk Malaysia.

Sebelum laga, intimidasi terhadap suporter Malaysia sudah tampak di luar stadion, sehingga mereka masuk lebih awal.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Indonesia, Imam Nahrawi telah menemui Menpora Malaysia, Syed Saddiq untuk meminta maaf terkait kerusuhan tersebut.


Baca juga artikel terkait KERUSUHAN SUPORTER atau tulisan menarik lainnya Zakki Amali
(tirto.id - Olahraga)

Sumber: Antara
Penulis: Zakki Amali
Editor: Maya Saputri
DarkLight