Badminton

Bulu Tangkis Indonesia Bersiap Jalani 'New Normal' di Masa Pandemi

Oleh: Oryza Aditama - 27 Mei 2020
Dibaca Normal 1 menit
Bulu tangkis Indonesia bersiap menjalani aktivitas dalam situasi ‘new normal’ atau 'normal baru' di tengah pandemi virus Corona (COVID-19).
tirto.id - Bulu tangkis Indonesia bersiap menjalani aktivitas dalam situasi ‘new normal’ atau 'normal baru' rancangan pemerintah di tengah pandemi virus Corona (COVID-19) yang masih belum mereda.

Pelatih ganda campuran pelatnas PBSI, Richard Mainaky, percaya bahwa para anak didiknya dapat beradaptasi dalam situasi yang tidak biasa seperti ini.

Step by step atlet pasti akan terbiasa dengan keadaan ini, dan pasti mereka nanti tetap bisa fokus latihan dan bertanding,” ujar Richard dikutip dari Antara.

Pemerintah tengah mempersiapkan kebijakan baru agar aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan di tengah situasi pandemi, termasuk dalam kegiatan olahraga yang rencananya akan kembali digulirkan meski dengan tantangan yang tak mudah.

“Masalah efektif atau tidaknya itu ya semua tetap balik lagi dari cara kita menghadapinya seperti apa,” kata Richard.

Richard menghendaki agar para atlet dan pelatih harus mampu disiplin menjaga kebersihan serta menerapkan pola hidup sehat dalam periode 'new normal'.

“Yang jelas sekarang ini semua atlet dan pelatih sudah harus lebih disiplin, jaga kesehatan dan kebersihan,” terang Richard.

“Jangan lupa harus hidup lebih disiplin, bersih, taat beribadah dan selalu berdoa,” imbuhnya.


Kemenpora Siapkan Protokol

Sementara itu, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) akan mulai mempersiapkan protokol kegiatan olahraga dalam menghadapi periode new normal di tengah pandemi COVID-19.

“Kami akan mempersiapkan protokol tentang normal baru ('new normal') ini. Kita belum tahu di fase berapa kegiatan olahraga akan dibuka,"ujar Menpora, Zainudin Amali.

"Kita akan diskusikan dengan KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia), KOI (Komite Olimpiade Indonesia), dan FORMI (Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia),” tambahnya.

Protokol yang bakal diterapkan Kemenpora antara lain terkait teknis penyelenggaraan kejuaraan seperti kebijakan event tanpa penonton, serta pembatasan jumlah peserta.

Selain itu protokol juga mencakup kegiatan pelatnas tiap cabang olahraga. Panduan dibuat agar kegiatan olahraga dapat kembali berjalan usai terhenti akibat pandemi.

“Penyesuaian ini yang akan dilakukan di hari-hari ke depan, mengingat di 2021 akan banyak event saling tumpuk. Semua harus ada panduan yang jelas,” imbuh Menpora.

Adapun dari dunia bulu tangkis, Federasi Badminton Dunia (BWF) juga telah merilis jadwal baru kompetisi yang rencananya akan kembali digulirkan pada bulan Agustus 2020, selepas dihentikan sejak bulan Maret lalu akibat pandemi COVID-19.

Sedangkan jadwal baru Indonesia Open 2020, yang merupakan salah satu turnamen BWF World Tour Super 1000 rencananya digelar tanggal 17-22 November 2020 mendatang.

Baca juga artikel terkait NEW NORMAL atau tulisan menarik lainnya Oryza Aditama
(tirto.id - Olahraga)

Kontributor: Oryza Aditama
Penulis: Oryza Aditama
Editor: Iswara N Raditya
DarkLight