Buku Harian & Kacamata John Lennon yang Dicuri Ditemukan di Berlin

Oleh: Yuliana Ratnasari - 23 November 2017
Kacamata John Lennon dan buku hariannya dilaporkan dicuri dari istri John Lennon, Yoko Ono, di New York pada 2006. Benda itu muncul kembali di Berlin sekitar tiga tahun yang lalu.
tirto.id - Seratus barang yang dicuri dari harta milik John Lennon telah ditemukan di Berlin, Jerman. Benda-benda yang berhasil diamankan itu mencakup tiga buku harian, tulisan tangan musik scoring, kotak rokok, dan dua pasang kacamata bundar Lennon yang terkenal.

Rolling Stone melaporkan, pihak berwenang di Berlin menahan seorang pria berusia 58 tahun karena dicurigai melakukan kecurangan dan menangani barang-barang curian. Seorang juru bicara kantor kejaksaan Berlin mengatakan tersangka kedua berada di Turki dan tidak terjangkau untuk saat ini.

Benda tersebut dilaporkan dicuri dari janda Lennon, Yoko Ono, di New York pada tahun 2006, namun muncul kembali di Berlin sekitar tiga tahun yang lalu.

Juru bicara polisi Berlin Winfrid Wenzel mengatakan pihak berwenang mengetahui barang-barang yang dicuri pada bulan Juli itu, setelah seorang administrator kepailitan untuk sebuah rumah pelelangan di Berlin menghubungi mereka.

Barang-barang itu kemudian disita dari rumah pelelangan dua minggu kemudian. Karena penyelidikan masih berlangsung, tidak jelas kapan barang tersebut akan dikembalikan kepada kepemilikan Lennon.

Sejak pembunuhannya pada 1980, harta milik Lennon termasuk properti paling didambakan dan mahal dalam sejarah musik
rock.

Pada tahun 2015, gitar Gibson J-160E akustik yang telah lama hilang dan pernah digunakan Beatles untuk album Please Please Me dan With the Beatles, dijual dengan harga 2,41 juta dolar AS.

Dalam beberapa tahun terakhir, lembar lirik milik Lennon, manuskrip, instrumen, dan karya seninya terjual dengan jumlah yang sama besar. Bahkan giginya dibeli dengan biaya 31.000 dolar AS pada 2011, sementara sekotak rambutnya dijual seharga 35.000 dolar AS pada tahun 2016.

Baca juga artikel terkait JOHN LENNON atau tulisan menarik lainnya Yuliana Ratnasari
(tirto.id - Musik)

Reporter: Yuliana Ratnasari
Penulis: Yuliana Ratnasari
Editor: Yuliana Ratnasari
DarkLight