Budiman Sudjatmiko Minta Jokowi Bangun SDM yang Imajinatif

Reporter: Jay Akbar - 20 Juni 2019
Jokowi dinilai tidak memiliki beban politik di periode kedua pemerintahannya karena telah mengantongi mayoritas dukungan partai.
tirto.id - Ketua Umum Inovator 4.0 yang juga politikus PDIP Budiman Sudjatmiko meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) membangun sumber daya manusia yang imajinatif pada periode kedua pemerintahannya. Hal ini karena menurutnya Jokowi sudah banyak menyelesaikan pekerjaan rumah di bidang infrastruktur.

"Pak Jokowi harus berani melakukan terobosan, lahirkan SDM Indonesia yang imajinatif di bidang ekonomi, teknologi, pendidikan, wirausaha dan lainnya," kata Budiman, dalam sebuah diskusi bertajuk "Siapa Bisa 'Baca' Jokowi", di Menteng, Jakarta, Kamis (20/6/2019).

Budiman mengatakan Jokowi relatif tidak memiliki beban politik di periode kedua pemerintahannya. Ini karena ia telah mengantongi dukungan mayoritas di parlemen. Sehingga Budiman mendorong berani mengeksekusi program pembangunan semesta berencana yang fokus pada pembangunan SDM yang imajinatif dan keadilan sosial.

Budiman menyebut pengesahan UU Desa pada Desember 2013 juga karena keberaniannya mengeksekusi imajinasi sewaktu kecil tentang desa. Saat duduk di Komisi II DPR, Budiman mendorong UU Desa disahkan untuk percepat pemerataan pembangunan dan kesejahteraan.

Adapun Jokowi, menurut Budiman, adalah produk keberanian mengeksekusi imajinasi politik hingga terpilih menjadi Gubernur DKI Jakarta dan Presiden Republik Indonesia.

"Dulu orang tidak kenal Jokowi, awalnya disebut mustahil terpilih, tapi nyatanya sekarang jadi Presiden," ungkap Budiman.

Ia melanjutkan, membangun SDM yang kreatif dan imajinatif juga sejalan dengan program Revolusi Mental.

Budiman menilai, Jokowi sudah menjalankan perannya menjadi teladan Revolusi Mental dengan kerja membangun peradaban melalui infrastruktur.

Pembangunan infrastruktur dianggap Budiman adalah kerja nyata Jokowi menyelesaikan pekerjaan rumah era Orde Baru. Pada periode kedua, Jokowi dia dorong lebih berani menjalankan program semesta berencana agar pembangunan Indonesia terarah di bawah pemimpin penerusnya kelak.

"Selanjutnya, Pak Jokowi harus bisa mengunci agar penerusnya nanti tidak lepas dari pembangunan semesta berencana itu," kata Budiman.

"Jadi ukurannya bukan sekadar sukses hingga 2024, tapi harus bisa melahirkan pemimpin yang lebih baik dari dirinya."

Baca juga artikel terkait PROGRAM JOKOWI atau tulisan menarik lainnya
(tirto.id - Politik)

Reporter: Jay Akbar
Editor: Rio Apinino
DarkLight