BPS: Gempa Sebabkan Mamuju Alami Inflasi Tertinggi se-Indonesia

Oleh: Vincent Fabian Thomas - 1 Februari 2021
BPS mencatat inflasi Januari 2021 secara nasional mencapai 0,26 persen month to month (mtom).
tirto.id - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kota Mamuju, Sulawesi Barat, mengalami inflasi 1,43 persen per Januari 2021. Angka itu menjadi inflasi tertinggi dari 90 kota pemantauan Indeks Harga Konsumen (IHK) se-Indonesia. Penyebab inflasi ini disebabkan oleh gempa yang belum lama ini dialami Kota Mamuju.

“Bisa dilihat bahwa inflasi tertinggi terjadi di Mamuju Sulawesi Barat. Kita mengetahui saudara kita di Sulawesi Barat sedang mengalami musibah bencana gempa,” ucap Kepala BPS Suhariyanto dalam konferensi pers virtual, Senin (1/2/2021).

Suhariyanto menjelaskan inflasi bulanan Januari 2021 secara nasional saja hanya mencapai 0,26 persen month to month (mtom). Sedikitnya ada 75 dari 90 kota yang menyumbang inflasi di samping Mamuju.

Sementara Kota Balikpapan dan Ambon menyumbang inflasi terendah dengan nilai inflasi masing-masing mencapai 0,02 persen.

“Yang membuat inflasi mamuju 1,43 persen karena adanya kenaikan harga berbagai jenis ikan dan cabai rawit,” ucap Suhariyanto.

Di pulau yang sama, Suhariyanto juga mencatat kota Baubau, Sulawesi Tenggara, menyumbang deflasi tertinggi. Ia mencatat deflasi Baubau mencapai 0,92 persen.

Deflasi terendah di Januari 2021 dialami oleh kota Pontianak senilai 0,01 persen.

“Sebaliknya terjadi deflasi paling tinggi di baubau Sulawesi tenggara. Terjadi karena penurunan harga tiket angkutan udara dan penurunan harga berbagai jenis ikan di Baubau,” ucap Suhariyanto.

Sulawesi Barat dilanda gempa dengna magnitudo 6,2 skala richter pada Jumat (15/1/2021). Gempa pertama ini kemudian diikuti oleh sejumlah gempa susulan seperti pada Kamis (21/1/2021) dengan intensitas 4,3 skala richter.


Baca juga artikel terkait GEMPA MAMUJU atau tulisan menarik lainnya Vincent Fabian Thomas
(tirto.id - Ekonomi)

Reporter: Vincent Fabian Thomas
Penulis: Vincent Fabian Thomas
Editor: Gilang Ramadhan
DarkLight