BPOM Temukan 53 Jenis Merk Kosmetik Palsu di Jakarta Barat

Oleh: Alfian Putra Abdi - 25 Januari 2019
Penny mengatakan terdapat 53 jenis produk kosmetik berupa lipstik, sabun cuci muka, pomade, penyubur jenggot, dari merk-merk ternama yang dipalsukan.
tirto.id - Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia kembali menemukan kosmetik palsu dan ilegal dari empat titik yang tersebar di Jakarta Barat. Keempat titik tersebut antara lain Perumahan Taman Surya, Ruko Daan Mogot Baru, Komplek Citra Business Park, dan Taman Surya Molek.

"Kami temukan ada 4 fasilitas atau tempat yang sepertinya satu rangkaian. Kami temukan produk ilegal dan pemalsuan. Saya kira respon ini menjadi penting karena perdagangan kosmetik sedang marak," ujar Kepala BPOM RI Penny K. Lukito di Perumahan Taman Surya, Jumat (25/1/2019).

Penny mengatakan terdapat 53 jenis produk kosmetik dari merk-merk ternama yang dipalsukan. Adapun jenis kosmetiknya berupa lipstik, sabun cuci muka, pomade, penyubur jenggot, dan lainlain, dengan total barang 679 ribu dan nilai ekonomi yang ditaksir mencapai 30 miliar rupiah.

Selain itu, BPOM juga menyita tiga mesin produksi yang digunakan untuk mengolah dan mengemas produk kosmetik palsu tersebut.

"Kalau dilihat fasilitas yang ada di sini, tidak sesuai dengan cara pembuatan kosmetik yang baik. Yang tentunya tidak tersertifikasi oleh bpom. Artinya fasilitasnya ilegal, caranya tidak higienis, dan bisa jadi bahan bakunya mengandung bahan yang berbahaya," ujarnya.

Berdasarkan penemuan tersebut Penny mengimbau masyarakat lebih berhati-hati dalam membeli kosmetik dan memperhatikan betul detail produksi serta sertifikasi legalnya.

"Pastikan produknya itu legal, sudah tersertifikasi, ternotifikasi oleh bpom. Produk yang legal ada nomer notifikasi dari bpom. Tapi harus dicek lagi, bisa saja itu juga dipalsukan," paparnya.

Selama tahun 2018 lalu, BPOM RI setidaknya telah menyita kosmetika ilegal senilai 128 miliar rupiah.


Baca juga artikel terkait KOSMETIK PALSU atau tulisan menarik lainnya Alfian Putra Abdi
(tirto.id - Kesehatan)

Reporter: Alfian Putra Abdi
Penulis: Alfian Putra Abdi
Editor: Nur Hidayah Perwitasari