Menuju konten utama

BPOM Jamin Makanan di KTT ASEAN Bebas 8 Zat Berbahaya

BPOM menjamin makanan yang akan disajikan selama penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-42 ASEAN.

BPOM Jamin Makanan di KTT ASEAN Bebas 8 Zat Berbahaya
Pengendara motor melintas di depan logo KTT ASEAN Summit 2023 di Bundaran HI, Jakarta, Jumat (27/1/2023). ANTARA FOTO/Galih Pradipta/foc.

tirto.id - Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) menjamin makanan yang akan disajikan para kepala negara ASEAN akan diawasi selama penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-42 ASEAN di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Kepala Loka POM Manggarai Barat Andirusmin Nuryadin menuturkan pengamanan dilakukan seperti perhelatan KTT G20 di Bali pada tahun lalu.

"Loka POM di Kabupaten Manggarai Barat akan terlibat dalam mengawasi dan mengamankan makanan yang akan disajikan untuk Presiden dan Wakil Presiden serta para tamu negara yang akan hadir, sebagaimana yang dilakukan pada G-20 kemarin," kata Andirusmin Nuryadin yang dihubungi dari Labuan Bajo, Jumat (28/4/2023).

Andirusmin menuturkan pihaknya akan mengawasi makanan agar aman dari delapan jenis kandungan berbahaya. Parameter yang diuji antara lain Sianida, Nitrit, Arsen, Timbal, Formalin, Borak, Rhodamin B, dan Methanil Yellow.

Pihak BPOM menegaskan sistem pengawasan atau food security terhadap makanan para kepala negara dilakukan lewat pengujian terhadap makanan tiga jam sebelumnya. Jika sampel makanan yang diuji aman dari delapan jenis kandungan berbahaya, maka makanan dapat disajikan kepada kepala negara. Hasil uji itu pun dikoordinasikan dengan Pasukan Pengamanan Presiden untuk dinyatakan layak dihidangkan atau tidak layak dihidangkan.

"Loka POM Manggarai Barat berkomitmen siap berkolaborasi dan bersinergi dalam memperkuat keamanan pangan di wilayah Manggarai Barat termasuk Labuan Bajo bersama lintas sektor terkait baik dari segi pengawasan maupun pengujian makanan," ungkapnya.

KTT ke-42 ASEAN akan berlangsung tanggal 9 sampai 11 Mei 2023 di Labuan Bajo. Dalam kegiatan itu, para kepala negara ASEAN akan hadir dan tinggal di Labuan Bajo.

Untuk diketahui sebelumnya, Presiden Joko Widodo hampir mengkonsumsi buah berformalin saat melakukan kunjungan kerja di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT). Terkait hal itu, pemerintah daerah langsung bertindak setelah adanya temuan tersebut.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menegaskan temuan tersebut penting ditindaklanjuti karena Indonesia akan menjadi tuan rumah KTT ASEAN di Labuan Bajo.

"Ini yang harus kita solusikan segera dan ini sudah kami sampaikan agar semua penyedia pasokan itu dalam siaga satu agar jangan sampai terjadi kekurangan, jangan sampai terjadi makanan yang di bawah standar apalagi yang membahayakan kesehatan," kata Sandiaga usai bertemu Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis.

Baca juga artikel terkait KTT ASEAN 2023 atau tulisan lainnya dari Andrian Pratama Taher

tirto.id - Sosial budaya
Reporter: Andrian Pratama Taher
Penulis: Andrian Pratama Taher
Editor: Intan Umbari Prihatin