BPN Tuding Ada Kecurangan di Debat Kedua, TGB: Untuk Bikin Ramai

Oleh: Hendra Friana - 18 Februari 2019
Dibaca Normal 1 menit
Muhammad Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) menyampaikan tuduhan ada kecurangan dalam debat capres kedua Pilpres 2019 terlalu berlebihan.
tirto.id - Wakil Ketua BPN Prabowo-Sandiaga, Naning S Daeng, menuding bahwa komisi Pemilihan Umum (KPU) melakukan kecurangan dalam debat kedua Pilpres 2019.

Dalam postingan di akun facebok pribadinya, Nanik menyampaikan bahwa indikasi kecurangan itu terlihat dari adanya dua wadah undian pertanyaan bagi dua capres yang sedang berdebat.

“Pak Amien Rais dan semua tim BPN yang ikut rapat KPU protes keras atas potensi kecurangan ini, tetapi KPU bergeming dan tetap melanjutkan acara tanpa mau mengulang agar pertanyaan dimasukkan dalam satu bola,” tulis Naning dalam akun facebooknya.

Terkait hal tersebut, Muhammad Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) menyampaikan bahwa tuduhan tersebut terlalu berlebihan. Sebab, menurutnya, dalam debat pilpres sesi kedua, KPU sebagai penyelenggara sudah cukup transparan dan objektif.

“Saya enggak ikut teknisnya, tapi saya lihat sih tadi sebenarnya kan hanya masalah teknis saja. Mungkin untuk entertain saja ya, untuk kegaduhan, untuk bikin ramai,” ujarnya saat ditemui usai debat kedua di hotel Sultan, Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (18/2/2109).

TGB justru mengajak masyarakat untuk sepenuhnya percaya kepada KPU. Apalagi, kata dia, para anggota KPU telah dipilih oleh para anggota dewan di DPR lewat mekanisme yang transparan dan telah melalui tahap uji kelayakan dan kepatutuan.

“Penyelenggara ini, kan wakil dari kita semua. Representasi dari kita semua. Kalau kita tidak percaya kepada penyelenggara, akan sulit nanti ketika kita maju sebagai bangsa. Jadi menurut saya model yang dihadirkan dalam debat tadi sangat transpran, objektif dan kecurigaan seperti itu tidak beralasan menurut saya,” pungkas kader partai Golkar yang juga pendukung paslon Jokowi-Ma’ruf Amin tersebut.


Debat capres kedua Pilpres 2019 yang digelar di Hotel Sultan, Jakarta pada Minggu (17/2/2019), malam mengambil tema energi dan pangan, sumber daya alam dan lingkungan hidup, serta infrastruktur.

Debat dipandu oleh Tommy Tjokro dan Anisha Dasuki sebagai moderator, sementara tujuh panelis berasal dari kalangan akademisi dan para pakar dari berbagai bidang.

Tujuh panelis tersebut, yakni Rektor ITS Profesor Joni Hermana, Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Nur Hidayati, Rektor IPB Arif Satria, juga ahli pertambangan ITB Profesor Irwandy Arif.

Lalu ada Pakar Energi Ahmad Agustiawan, Pakar Lingkungan Undip Sudharto P. Hadi, dan Sekretaris Jenderal Konsorsium Pengembangan Agraria Dewi Kartika juga terlibat sebagai panelis.

Debat disiarkan secara langsung oleh sejumlah stasiun televisi yaitu RCTI, GTV, MNC TV, dan INews TV, serta bisa disaksikan secara live streaming.




Baca juga artikel terkait DEBAT CAPRES 2019 atau tulisan menarik lainnya Hendra Friana
(tirto.id - Politik)

Reporter: Hendra Friana
Penulis: Hendra Friana
Editor: Dewi Adhitya S. Koesno
DarkLight