Menuju konten utama

BNPB Catat 3.576 Orang Mengungsi akibat Banjir di Jawa Tengah

Kepala BNPB Suharyanto bertolak ke Semarang, Jawa Tengah, pada Senin (2/1/2022) pagi untuk memimpin koordinasi penanganan bencana.

BNPB Catat 3.576 Orang Mengungsi akibat Banjir di Jawa Tengah
Seorang sopir meninggalkan truknya yang mogok seusai menerjang banjir yang merendam Jalur Pantura Kaligawe-Genuk, Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (31/12/2021). ANTARA FOTO/Aji Styawan/aww.

tirto.id - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sebanyak 3.576 jiwa atau 455 Kepala Keluarga (KK) mengungsi akibat banjir yang melanda Provinsi Jawa Tengah sejak Sabtu (31/12/2022).

BNPB mencatat per Minggu (1/1/2023), beberapa wilayah di Jawa Tengah masih dilanda banjir meliputi Kota Semarang, Kabupaten Pati, Kabupaten Kendal, dan Kota Pekalongan.

"Dilaporkan sebanyak 281 jiwa mengungsi di Kabupaten Kendal, 1.900 jiwa di Kota Pekalongan, 1.395 jiwa di Kabupaten Kudus, dan 455 KK di Kabupaten Demak," kata Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari melalui keterangan tertulis, Senin (2/1/2023).

Sebagai langkah penangana darurat, Muhari mengatakan BPBD setempat telah menurunkan peralatan seperti pompa penyedot air dan perahu karet untuk mengevakuasi warga.

"BPBD bersama relawan juga telah mendirikan dapur umum dan posko bantuan untuk memenuhi kebutugan dasar warga yang terdampak bencana banjir," ucapnya.

Kemudian demi memastikan penanganan pascabencana Cuaca Ekstrem di Jawa Tengah berjalan dengan baik, Kepala BNPB Suharyanto bertolak ke Semarang, Jawa Tengah, pada Senin (2/1/2022) pagi.

Kepala BNPB akan menggelar Rapat Koordinasi Penanganan Banjir di Jawa Tengah bersama Gubernur, Bupati/Walikota, dan Forkompimda se-Jawa Tengah.

Turut mendampingi dalam kunjungan tersebut Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB Fajar Setyawan, Deputi Bidang Logistik dan Peralatan BNPB Zahermann Muabezy, Direktur Dukungan Infrastruktur Darurat Zaenal Arifin, dan Tenaga Ahli Kepala BNPB.

"Selain rapat koordinasi, Kepala BNPB juga akan menyerahlan bantuan Dana Siap Pakai (DSP) kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan menyerahkan bantuan logistuk secara simbolis kepada warga terdampak," ujarnya.

BNPB melaporkan wilayah Pantai Utara Jawa (Pantura) Jawa Tengah (Jateng) yang meliputi Kabupaten Tegal, Kabupaten Pekalongan, Kota Pekalongan, Kabupaten Kendal, Kota Semarang, Kabupaten Kudus, Kabupaten Demak, Kabupaten Pati, hingga Kabupaten Grobogan dilanda banjir pada malam pergantian tahun baru 2023.

Kepala Pelaksana BPBD Jateng, Bergas C. Penanggungan mengatakan banjir terjadi sesudah hujan dengan intensitas tinggi melanda wilayah tersebut pada Jumat, 30 Desember 2022 dan Sabtu, 31 Desember 2022.

“Pusat Pengendali dan Operasi (Pusdalops) Provinsi Jawa Tengah merinci, banjir di Kabupaten Tegal terjadi di Dukuh Kasemen RW 08 dan RW 09 Desa Sukareja. Rumah yang terdampak banjir ada sebanyak 50 unit yang ditinggali oleh 300 jiwa. Tinggi muka air (TMA) banjir tersebut antara 50-75 sentimeter,” tutur Bergas lewat siaran pers BNPB pada Minggu (1/1/2023).

Baca juga artikel terkait BANJIR JAWA TENGAH atau tulisan lainnya dari Riyan Setiawan

tirto.id - Sosial budaya
Reporter: Riyan Setiawan
Penulis: Riyan Setiawan
Editor: Gilang Ramadhan