BMKG: Gempa Bumi Cilacap 5,3 SR Tak Berpotensi Tsunami

Oleh: Yuliana Ratnasari - 4 Agustus 2017
Dibaca Normal 1 menit
BMKG menunjukkan pusat gempa terjadi di laut, 79 kilometer barat daya Cilacap, Jawa Tengah.
tirto.id - Pada Kamis (3/8/2017) malam pukul 23.14 WIB, gempa bumi berkekuatan 5,3 Skala Richter (SR) mengguncang Cilacap, Jawa Tengah.

Berdasarkan catatan yang dilansir dari laman resmi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), pusat gempa terjadi di laut, 79 kilometer barat daya Cilacap, Jawa Tengah. Namun, data dari BMKG menunjukkan, gempa di Cilacap ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

Pusat gempa terjadi tepat di koordinat 8,41 Lintang Selatan (LS) 1 108.99 Bujur Timur tersebut berada pada kedalaman 22 kilometer.

Memiliki kedalaman menengah, spektrum guncangan gempa ini mencakup wilayah yang cukup luas. Selain di Cilacap, guncangan tersebut terasa hingga Kulon Progo, Pacitan, Yogyakarta, Godean, Bantul, Purworejo, Pangandaran, dan Kebumen.

Dampak dari gempa bumi di Cilacap tersebut telah digambarkan dengan tingkat guncangan dalam skala intensitas II sampai III skala Mercalli Modify Intensity (MMI).

Skala II menggambarkan getaran gempa dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang. Sementara itu, pada skala III, getaran gempa dirasakan nyata dalam rumah seakan-akan ada truk berlalu, demikian dijelaskan BMKG.

Adapun BMKG mencatat, dampak gempa skala II-III MMI dirasakan di wilayah Godean, Yogyakarta, Kulon Progo; sedangkan wilayah Bantul, Purworejo, Cilacap berada pada skala III MMI.

Meskipun berada pada skala II hingga III, belum ada kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa di Cilacap ini.

Sebelum ini, gempa dengan kekuatan 4,5 SR juga sempat mengguncang Kabupaten Aceh Jaya, Aceh pada Selasa (1/8/2017) pukul 10.56 WIB. Gempa tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

Kepala Stasiun Geofisika Mata BMKG Aceh, Eridawati mengatakan, hasil analisis menyebut bahwa gempa terjadi dengan koordinat episenterum 4,58 Lintang Utara, dan 95,44 Bujur Timur.

Lebih tepatnya berlokasi di laut pada jarak sekitar 32 kilometer arah Barat laut dari Kota Calang di Kabupaten Aceh Jaya, Propinsi Aceh dengan kedalaman 51 kilometer.

Dampak dari gempa bumi tersebut telah digambarkan dengan tingkat guncangan dirasakan seperti di Banda Aceh dalam skala intensitas I sampai II skala Mercalli Modify Intensity (MMI). .

"Guncangan gempa ini, belum atau tidak menimbulkan kerusakan di Aceh," kata Eridawati, dikutip dari Antara.

Baca juga artikel terkait GEMPA BUMI atau tulisan menarik lainnya Yuliana Ratnasari
(tirto.id - Sosial Budaya)

Reporter: Yuliana Ratnasari
Penulis: Yuliana Ratnasari
Editor: Yuliana Ratnasari
DarkLight