Menuju konten utama

BMKG: Cuaca Ekstrem Berpotensi Landa NTT akibat Gelombang Rossby

BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 9-11 Mei 2023.

BMKG: Cuaca Ekstrem Berpotensi Landa NTT akibat Gelombang Rossby
Warga membuat saluran air pascabanjir bandang di Desa Lamanele Kecamatan Ile Boleng, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, Selasa (6/4/2021). ANTARA FOTO/Robert Ola Bebe/wpa/foc.

tirto.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem akibat gelombang atmosfer Rossby di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) selama beberapa hari ke depan.

"Saat ini gelombang atmosfer Rossby aktif di NTT yang menyebabkan meningkatnya pertumbuhan awan hujan di sebagian wilayah NTT sehingga berpotensi terjadi cuaca ekstrem berupa hujan sedang hingga deras disertai angin kencang," kata Kepala Stasiun Meteorologi El Tari Kupang BMKG Agung Sudiono Abadi, Selasa (9/5/2023).

Agung menyampaikan hal itu berkaitan dengan peringatan dini cuaca ekstrem di wilayah NTT pada 9-11 Mei 2023.

Selain gelombang atmosfer Rossby, gelombang Kelvin dan Madden Julian Oscillation (MJO) juga aktif di NTT. Kondisi itu berpotensi memicu cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang.

Agung menyebutkan beberapa wilayah kabupaten yang berpotensi terdampak cuaca ekstrem, yaitu Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, dan Alor.

Angin kencang berpotensi melanda wilayah di sebagian Pulau Sumba, Pulau Timor, Pulau Sabu, Pulau Rote, dan Manggarai Barat.

Agung mengatakan potensi cuaca tersebut dapat memicu terjadinya bencana hidrometeorologi seperti banjir bandang, banjir, dan tanah longsor.

Oleh sebab itu, kata dia, warga di wilayah-wilayah yang berpotensi terdampak agar meningkatkan kesiapsiagaan bencana, terutama yang bermukim di wilayah dengan topografi curam atau berbukit.

Ia juga mengingatkan warga agar mewaspadai potensi angin kencang yang sifatnya kering yang berpotensi menyebabkan meluaskan kebakaran hutan dan lahan di wilayah NTT.

"Hindari aktivitas yang dapat memicu munculnya titik api karena bisa menyebar dengan cepat didukung dengan angin kencang," katanya.

Baca juga artikel terkait CUACA EKSTREM DI NTT

tirto.id - Sosial budaya
Sumber: Antara
Editor: Gilang Ramadhan