Sejarah Dunia

Biografi Benazir Bhutto & Sejarah Perjuangan Perempuan PM Pakistan

Kontributor: Fadhillah Akbar Zakaria, tirto.id - 28 Jul 2022 20:20 WIB
Dibaca Normal 1 menit
Biografi sejarah perjuangan Benazir Bhutto, mantan Perdana Menteri (PM) Pakistan.
tirto.id - Biografi sekaligus sejarah perjuangan mantan Perdana Menteri (PM) Pakistan, Benazir Bhutto, menarik untuk diikuti. Benazir Bhutto adalah perempuan pertama yang tampil sebagai pemimpin di negara muslim setelah era kolonialisme.

Pada 1988, Benazir Bhutto terpilih sebagai Perdana Menteri Pakistan setelah melalui berbagai perjuangan berat. Namun, baru 20 bulan menjabat, ia digulingkan oleh Ghulam Ishaq Khan, Presiden Pakistan kala itu, secara kontroversial dan dengan dukungan dari militer.

Benazir Bhutto kembali menempati posisi Perdana Menteri Pakistan pada 1993. Akan tetapi, lagi-lagi ia tidak sempat menuntaskan masa jabatannya. Tahun 1996, Benazir Bhutto diberhentikan oleh Presiden Farooq Leghari yang menjabat saat itu.


Biografi Singkat Benazir Bhutto

Benazir Bhutto lahir di Karachi, Sindh, Pakistan, tanggal 21 Juni 1953. Ia merupakan anak perempuan Zulfikar Ali Bhutto. Ayah Benazir pernah menjabat sebagai Presiden Pakistan dari 1971 sampai 1973, kemudian duduk sebagai Perdana Menteri Pakistan dari 1973 hingga 1977.

Masa-masa sekolah Benazir Bhutto dituntaskannya di Pakistan sebelum melanjutkan kuliah di Amerika Serikat, tepatnya di Radcliffe College, Cambridge, Massachusetts. Radcliffe College adalah sekolah khusus perempuan yang bernaung di bawah Universitas Harvard.

Benazir Bhutto kuliah di Radcliffe College pada 1969-1973. Setelah itu, ia meneruskan studi politik di Universitas Harvard dan meraih gelar Bachelor of Arts dalam bidang pemerintahan dengan predikat cum laude. Berikutnya, Benazir Bhutto melanjutkan pendidikan ke Universitas Oxford di Inggris hingga 1977.


Sejarah Perjuangan Benazir Bhutto

Pulang ke Pakistan pada 1977, Benazir Bhutto langsung ditempatkan di bawah tahanan rumah setelah kekuasaan ayahnya sebagai perdana menteri digulingkan. Zulfikar Ali Bhutto jatuh akibat kudeta militer yang dipimpin oleh Jenderal Mohammad Zia ul-Haq.

Tahun 1978, Jenderal Mohammad Zia ul-Haq menjadi Presiden Pakistan. Di tahun yang sama, Zulfikar Ali Bhutto, yang juga pemimpin Partai Rakyat Pakistan atau Pakistan People's Party (PPP), dihukum gantung dengan tuduhan memberikan wewenang atas pembunuhan terhadap seorang lawan politik.

Benazir Bhutto mewarisi kepemimpinan ayahnya di PPP. Selama menjadi pemimpin di partai tersebut, ia kerap mendapatkan tekanan dari penguasa. Benazir Bhutto menjadi tahanan rumah dari tahun 1979 sampai 1984, lalu diasingkan dari tahun 1984 hingga 1986.


Selepas dari pengasingan setelah pencabutan darurat militer, Benazir Bhutto segera menjadi tokoh terdepan oposisi politik terhadap Presiden Zia. Pada Agustus 1988, Presiden Zia tewas dalam kecelakaan pesawat misterius.

Meninggalnya Presiden Zia meninggalkan kekosongan kekuasaan di pusat politik Pakistan. Dalam pemilihan kekuasaan, PPP pimpinan Benazir Bhutto memenangkan jumlah kursi terbanyak di Majelis Nasional Pakistan.

Tanggal 1 Desember 1988 menjadi hari bersejarah bagi Benazir Bhutto, ia diangkat menjadi Perdana Menteri Pakistan. Benazir Bhutto menjadi wanita pertama dan orang termuda yang menjabat kepala pemerintahan negara muslim di era modern.



Baca juga artikel terkait BENAZIR BHUTTO atau tulisan menarik lainnya Fadhillah Akbar Zakaria
(tirto.id - Sosial Budaya)

Kontributor: Fadhillah Akbar Zakaria
Penulis: Fadhillah Akbar Zakaria
Editor: Iswara N Raditya

DarkLight