Dampak Pandemi Corona

BI Sebut Kelangkaan Kontainer Hambat Ekspor-Impor Indonesia

Oleh: Vincent Fabian Thomas - 7 Desember 2020
Dibaca Normal 1 menit
Kelangkaan kontainer yang terjadi saat ini dapat menghambat aktivitas ekspor dan impor Indonesia dan juga negara lain di dunia.
tirto.id - Bank Indonesia menyatakan pandemi COVID-19 telah menyebabkan hambatan lain pada perdagangan Indonesia dan dunia. Kali ini persoalan muncul dari ketersediaan kontainer yang semakin langka sehingga menghambat pergerakan ekspor-impor Indonesia dan negara-negara dunia.

“Saya beberapa kali ketemu asosiasi. Keluhannya sama soal kontainer ini. Ekspor-impor ini agak terhambat, kondisi pandemi ini, pola pergerakan kontainer tidak terprediksi,” ucap Asisten Gubernur Bank Indonesia Juda Agung dalam diskusi virtual bertajuk, “Outlook Ekonomi Moneter dan Keuangan Digital 2021,” Senin (7/12/2020).

Juda mengatakan saat ini keberadaan kontainer semakin sulit ditemukan. Terutama pada saat sebelum perdagangan menurun secara drastis akibat COVID-19.

Ia bilang kejadian ini tidak hanya dialami di Indonesia tetapi juga dunia. Saat ini tidak banyak yang dapat dilakukan mengingat situasi ini bergantung pada arus perdagangan dunia.

Sebagai imbas kelangkaan kontainer ini, Situs American Journal of Transportation mencatat biaya perjalanan kontainer dari Cina ke pantai barat Amerika Serikat (melalui Samudra pasifik) mencapai 3.875 dolar AS per kontainer ukuran 40 kaki. Angka ini naik 191 persen dari periode yang sama di tahun 2019.

Sementara itu kontainer dari Cina ke pantai timur Amerika Serikat (melalui Samudra Atlantik) mencapai 4.914 dolar AS per kontainer ukuran 40 kaki. Angka ini naik 94 persen dari periode yang sama di tahun 2019.

Juda bilang perlu ada strategi untuk bisa menekan biaya kontainer yang meningkat akibat kelangkaan ini.

“Semua negara alami tapi bagaimana kita bisa meringankan beban usaha dari kontainer ini. Barangkali kita bisa melihat sejauh mana pemerintah bisa menekan cost itu,” ucap Juda.


Baca juga artikel terkait DAMPAK CORONA COVID-19 atau tulisan menarik lainnya Vincent Fabian Thomas
(tirto.id - Ekonomi)

Reporter: Vincent Fabian Thomas
Penulis: Vincent Fabian Thomas
Editor: Abdul Aziz
DarkLight